Selasa, 15 Agustus 2017

Membujang dalam Islam

Tidak ada komentar:
Menikah ialah hal yang dianjurkan dalam agama bagi orang yang sudah cukup umur, namun ada juga segelintir orang yang lebih memilih untuk hidup membujang. Mereka membujang dengan alasan bahwa pernikahan hanya memasung kebebasan pribadi dan hanya akan memberikan beban kepada mereka sebagai tanggung jawab yang harus dipikul.
Keputusan membujang merupakan salah satu pintu setan yang memalingkan manusia dari perbuatan luhur yang akan mendorong manusia ke lubang penistaan dan terjemus ke dalam api neraka.
Perintah Allah akan pernikahan sudah sangat jelas,
“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang patut (kawin) dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan memampukannya dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (Pemberian-Nya) lagi Mahamengetahui” (QS. An-Nur:32)

Ketika kemampuan untuk menikah tidak dijumpai, maka kewajiban untuk menjaga kesucian dan kehormatan pun harus dikedepankan. Sebagaimana firman Allah swt,

“Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri)- nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya” (QS. An-Nur:33)
Pernikahan seluruhnya adalah kebaikan dan keberadaban bagi individu dan masyarakat. Warga Negara yang mampu menjaga kesucian diri adalah pondasi masyarakat yang suci. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Ath-Thabrani dalam Al-Ausath, Rasulullah saw bersabda,
“Siapa saja yang sudah menikah, maka ia sudah menjaga sebagian agamanya. Oleh karena itu, bertakwalah kepada Allah dalam sebagiannya yang lain.”
Artinya, dengan pernikahan, seseorang memelihara kesucian dan kehormatan dirinya, dan menutu banyak pintu setan dari dirinya.
Pernikahan tidak dapat dilepaskan dari hukum agama. Pada prinsipnya, pernikahan sangat dianjurkan sebab pernikahan merupakan fitrah murni yang dibina atas pertemuan laki-laki dan perempuan dalam bingkai syariat Allah swt. Rasulullah saw bersabdah,
“Aku adalah seseorang di antara kalian yang paling takut kepada Allah dan yang paling bertakwah kepada Allah. Meski begitu, aku berpuasa tapi berbuka juga, aku shalat tapi tidur juga. Aku pun menikahi wanita-wanita. Maka siapa pun yang benci terhadapa sunah, maka ia bukan termasuk umatku. 
Pernikahan bisa menjadi wajib atas seseorang ketika ia sudah dianggap mampu dan takut terjerumus ke dalam dosa. Pernikahan juga bisa dianggap makruh apabila dilangsungkan bagi mereka yang belum mampu untuk menikah. Bahkan, pernikahan bisa menjadi haram apabila seseorang tidak mampu unutk bercampur dengan istri dan ketika seseorang menderita penyakit yang bisa menjadi penghalang pernikahan. 
Para sahabat dan ulama telah memahami hikmah pernikahan, hingga mereka pun bersegera menikah. Ibn Mas`ud pernah bertutur, “Seandainya umurku hanya tersisa 10 hari, aku pasti akan suka menikah agar aku tak bersua dengan Allah sebagai bujangan.”

NgumBar (Ngumpul Bareng) Ukhuwah Lintas Generasi

Tidak ada komentar:

Kamoning Sampang - Untuk pertama kalinya Tim Ukhuwah Lintas Generasi yang populer dengan singkatannya "ULG" mengadakan acara NGUMBAR (Ngumpul Bareng) yang dihadiri oleh segenap komunitas ULG. Acara ini tentunya jadi ajang untuk semua anggota komunitas untuk bersilaturahmi dan eksis. Acara NgumBar pertama ini bertempat tinggal di kediaman Ikhwan Lora Mahrus, Selasa (15/08/2017).

NgumBar ini bukan hanya acara Silaturtahmi dan Eksis, namun juga diisi dengan acara Istighosah dan Tahlil Bersama serta dihiasi dengan canda tawa para Humoris usai sambutan sambutan.
Harapan dari Ikhwan-ikhwan ULG, hal ini tidak menjadi beban, baik bagi Sohibul Bait saat ini ataupun selanjutnya. Dan semoga Rutinitas NgumBar ini berjalan Istiqomah sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Sabtu, 05 Agustus 2017

Lagu Despacito Ala Santri

Tidak ada komentar:
Despacito (Ayo Mondok)

Created by : *MENARA BAND*
Instagram : *(@jamistirahatsantri)*


Liriknya :

Gih... jadi anak tuh jangan banyak bersedih
Jangan ngelawan orangtua
Seharusnya kita bisa jadi mandiri
Bahagiain ayah bunda

Yuk.. kita sekolah di pondok pesantren
Biar Jadi anak soleh dan keren
Jadi santri alim gaya tetep beken
Yuk.. kita belajar menghafal Al-Qur'an
Jurumiyah, Imriti dan Alfiyah
Bahasa Arab, Inggris dan juga Jepang

Ayo Mondok!
Jadi santri minimal hafal juz amma
Bisa ngomong ceramah empat bahasa
Biar makin disayang ayah dan bunda

Ayo Mondok!
Makan teri berasa makan Hoka Bento
Gak bisa nonton TV dengar Radio
Mau buka facebook aja susah banget broo..

Walau banyak hafalan yang membuatmu lelah
Tetap sabar dan istiqomah, demi masa depan yang indah
Mari ikhlaskan hati teman-teman semua
Jadi santri itu mulia
Penuh dengan hikmah dan berkah

Sukses itu kita yang tentukan
Bukan langsung dari Tuhan
Hanya manusia pilihan
Menahan perih dan cobaan
Di pondok itu kita harus sabar bertahan
Dari segala cobaan godaan rintangan

Jangan berfikir terus-terusan tentang pacaran
Siti, Fatimah, Zulfa itu harus dilupakan
Lebih baik kita berfikir tuk masa depan
Demi meraih cita-cita dan impian

Yuk mondok... Yuk mondok..
Ayo ayo mondok..
Mondok itu keren
Gak mondok gak keren

Jangan bilang keren
Kalau belum mondok
Allah lebih suka pemuda yang soleh, oh yeah..

Download disini

Kamis, 03 Agustus 2017

"RENUNGAN" BUKAN KEDUDUKAN ATAU JABATAN, TAPI PERBUATAN

Tidak ada komentar:
*Hari  ini, Prof Dr Ravik Karsidi, Rektor UNS, melakukan perjalanan dari Jogya ke Jakarta naik pesawat.*

Karena keberangkatan  pesawat ditunda 1 jam beliau menunggu di salah satu lounge bandara Adisucipto dgn sekedar minum kopi.

Di depannya duduk seorang ibu sudah agak tua, memakai pakaian Jawa tradisional kain batik dan kebaya, wajahnya tampak tenang dan keibuan.

Sekedar mengisi waktu, diajaknya ibu itu bercakap.

"mau pergi ke Jkt, bu ?"

"Iya nak, hanya transit di cengkareng terus ke Singapura."

"Kalau boleh bertanya, ada keperluan apa ibu pergi ke Singapura ?"

"Menengok anak saya yang nomor dua nak, istrinya melahirkan di sana terus saya diberi tiket dan diuruskan paspor melalui biro perjalanan. Jadi saya tinggal berangkat tanpa susah mengurus apa2."

"Puteranya kerja di mana, bu ?"

"Anak saya ini insinyur perminyakan, kerja di perusahaan minyak asing, sekarang jadi kepala kantor cabang Singapura."

"Berapa anak ibu semuanya?"

"Anak saya ada 4 nak, 3 laki, 1 perempuan. Yang ini tadi anak nomer 2. Yang nomer 3 juga laki, dosen fakultas ekonomi UGM, sekarang lagi ambil program doktor di  Amerika. Yang bungsu perempuan jadi dokter spesialis anak. Suaminya juga dokter, ahli bedah dan dosen di universitas Airlangga Surabaya."

"Kalau anak sulung ?"

"Dia petani, Nak, Tinggal di Godean, menggarap sawah warisan almarhum bapaknya."

Sang Profesor tertegun sejenak lalu dengan hati2 bertanya:

_"Tentunya ibu kecewa kepada anak sulung ya bu, Kok tidak sarjana spt adik2nya."_

*"Sama sekali tidak, nak. Malahan kami sekeluarga semuanya hormat kepada dia, karena dari hasil sawahnya dia membiayai hidup kami dan menyekolahkan semua adik2nya sampai selesai jadi sarjana."*

Kembali sang Profesor merenung :

"Ternyata yang penting bukan Apa atau Siapa kita, tetapi apa yang telah kita perbuat.
Allah tidak akan menilai Apa dan Siapa kita tetapi apa *"amal dalam ibadah"*kita."

Sebuah pelajaran hidup yg mengajarkan, agar kita melakukan yg terbaik tanpa berharap pujian......
Tanpa terasa air mata profesor mengalir di pipinya...

*LAKUKAN YANG TERBAIK YANG BISA KITA LAKUKAN KARENA MANUSIA YANG MULIA BUKAN TERLETAK PADA KEDUDUKAN ATAU JABATANNYA TETAPI TERLETAK PADA SEBERAPA BESAR DIA BISA BERBUAT YANG TERBAIK BAGI SESAMA*

#have a nice day, folks!☺☺

Rabu, 02 Agustus 2017

OTT Oleh Team KPK di Pamekasan

2 komentar:
Pada hari Rabu tanggal 2 Agustus 2017  telah dilakukan Operasi Tangkap Tangan oleh Team KPK yang terdari dari 10 orang terhadap 10 orang yang diduga melakukan tindak pidana  korupsi dana anggaran dana desa (ADD), adapun identitas 10 orang yang diamankan sebagai berikut:

1. Bupati Pamekasan Drs. ACHMAD SYAFII YASIN,M.Si
2. Kajari Pamekasan RUDI INDRA PRASETYO.
3. Kasiintel Kajari Pamekasan SUEGENG PRAKOSO.
4. Kasi pidsus Kajari Pamekasan EKA HERMAWAN.
5. Staf Kejari INDRA PRAMANA.
6. Kepala Inspektorat Drs. SUJIPTO UTOMO .
7. Kepala Desa Dasok Kec. Pademawu Kab. Pamekasan AGUS MULYADI
8. Kepala Desa Mapper Kec. Proppo H. MOH RIDWAN.
9. Staf Inspektorat SOLEHODDIN.
10. Staf Inspektorat MARGONO.

 adapun OTT yang dilakukan oleh KPK diawali pada pukul 07.30 Wib TKP Rumah Dinas Kejari Alamat Jl. Raya Panglegur Pamekasan dengan melakukan penangkapan  terhadap Kejari Pamekasan dan Kepala Inspektorat dengan barang bukti  + Rp. 250.000.000, selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap terduga lainnya.

Pukul 11.45 Wib bertempat di Ruang Kerja kantor Pemkab. Pamekasan Team KPK yang terdiri dari 4 (empat) orang mengamankan Bupati Pamekasan karena diduga tersangkut pidana korupsi selanjutnya Pada pukul 12.10 Wib Bupati Pamekasan beserta Team KPK  tiba di Polres Pamekasan dengan menggunakan Mobil ERTIGA.

Pada pukul 12.20 wib 10 orang terduga pelaku pidana korupsi beserta team KPK berangkat dari Polres Pamekasan menuju Bandara Juanda Sidoarjo dengan transit terlebih dahulu di Polda Jatim
 
back to top