Senin, 18 September 2017

Mawas Diri

Tidak ada komentar:
"Wahai Guru, manakah yang lebih baik, Seorang beragama yang ibadahnya banyak, tetapi kelakuannya buruk...

Ataukah seorang yang tidak beribadah, tapi kelakuannya baik pada sesama...?"
teriak seorang pemuda...

سبحان الله
"Maha Suci Allah, keduanya baik..."
ujar sang Guru sambil tersenyum...

"Lho, kok bisa...?"desak si pemuda...

"Karena orang yang tekun beribadah itu boleh jadi akan dibimbing الله untuk berkelakuan mulia melalui ibadahnya...

Sedangkan orang yang baik kelakuannya itu, boleh jadi akan dibimbing الله melalui rahmatNya untuk semakin taat kepadaNya..."

"Terus, siapa yang lebih buruk...?" desak si pemuda penasaran...

Air mata mengalir di pipi sang Guru...

"KITA NAK..."_, ujar beliau dengan suara tersendat...

"Kitalah yang layak disebut buruk, sebab gemar menghabiskan waktu untuk menilai orang lain, melupakan diri sendiri..."
tangis Beliau sambil terisak...

Kelak di hadapan Allah, kita ditanya tentang diri kita, BUKAN tentang orang lain...
 🙏🙏💕💕Semoga Bermanfaat..💕💕🙏

Minggu, 27 Agustus 2017

UPACARA BENDERA dan PEMBAGIAN HADIAH

Tidak ada komentar:
Al Ilyasi Tambelangan, (28/08). Setiap hari Senin kita kerap melihat anak-anak sekolah berseragam lengkap, baju rapi ditambah dasi dan tak lupa topi.  Bahkan sebagian ada yang mengenakan seragam putih-putih.  Rutinitas yang kerap kita temui setiap hari Senin di sekolah-sekolah adalah upacara bendera hari Senin.
Di tengah rutinitas SMP dan SMK Al Ilyasi selama satu minggu yang terus berkutat di bawah buku-buku pelajaran, akan ada satu hari di mana mereka diajak untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa-raga mereka untuk merebut kemerdekaan.
Upacara bendera hari senin di SMP dan SMK Al Ikyasi adalah sebuah aktivitas yang mencerminkan nilai-nilai luhur.  Hanya saja saat ini Upacara tersebut tak lebih dari sekedar formalitas yang bersifat perayaan sehingga esensi dari upacara bendera tersebut kurang terinternalisasi ke dalam diri setiap siswa. Pada dasaranya banyak nilai-nilai yang dapat menumbuhkan rasa kecintaan di dalam diri setiap siswa melalui upacara bendera, khususnya rasa nasionalime.  Melalui upacara bendera sesungguhnya siswa diajak untuk bersama-sama memahami esensi dari perjuangan para pahlawan. Kita diajak untuk berpanas-panas dibawah terik matahari adalah sebagian kecil dari contoh bagaimana kita diajak untuk ikut merasakan perjuangan para pahlawan.
Pembagian tugas pelaksana upacara yang dilakukan per kelas adalah salah satu upaya agar siswa juga memiliki rasa tanggung jawab akan arti kemerdekaan. Melalui upacara bendera siswa juga diajarkan untuk disiplin. Pada dasarnya upacara bendera adalah salah satu kegaiatan yang perlu dijaga disetiap sekolah.
Dalam waktu kurang lebih 45 menit siswa diajak untuk kembali menerawang sejarah perjuangan bangsa ini. Benar kata Bung Karno Jangan sekali-kali melupakan sejarah, Jasmerah. Melalui upacara bendera kita akan diajak melihat sejarah bangsa kita sendiri.
Upacara bendera ini sekaligus pemberian hadiah kepada para Siswa-siswi SMP dan SMK Al Ilyasi yang telah sukses meraih prestasi dalam rangka memeriahkan lomba memperingati HUTRI-72.

Sabtu, 26 Agustus 2017

Negeri Tanpa Pajak Hanya Islam yang Bisa

Tidak ada komentar:
Negeri Tanpa Pajak Hanya Islam yang Bisa
Oleh: Ust. Budi Ashari, Lc

Ribut-ribut soal pajak. Pajak merupakan penopang terbesar APBN Indonesia. Pembiayaan terbesar negara ini berasal dari pajak. Sehingga negara ini sangat bergantung pada pajak untuk pembangunan dan penggajian pegawainya.

Tapi seiring dengan itu bermunculan para pegawai pajak yang kaya raya, walau hanya bergaji kecil. Lembaga pajak pun dinobatkan sebagai salah satu lembaga paling korup di negara muslim ini. Padahal disinyalir yang ditangkap baru tikus kecil. Para pemimpinnya berlaku bak pahlawan yang sedang mengusir dan membantai tikus.

Para ahli bicara. Semua memberi komentar. Kalimat paling standar pun muncul; kalau di rumah ada tikus, bunuh tikusnya jangan bakar rumahnya. Belum pernah ada yang berani sekadar berwacana: Negeri Tanpa Pajak. Walau sekadar berwacana. Tidak para ahli itu. Tidak para pengamat. Tidak para motivator yang biasa mengajak orang keluar dari kebiasaan. Tidak pemimpin agama.

Yang ada justru berbagai macam jenis pajak terus bermunculan. Pemerintah yang berhasil mengumpulkan pajak paling banyak sebagai income negara dianggap yang paling sukses. Saking liarnya wacana pajak, rakyat kecil yang hanya berjualan di sepanjang trotoar pun diwacanakan harus dipajaki. Nah, di sinilah dahsyatnya iman dan ilmu. Kalau sulit dijumpai orang yang sekadar berwacana tentang negeri tanpa pajak. Pembahasan kita ini bukan saja wacana. Bahkan merupakan iman! Dan telah teruji secara empiris!!!

Pajak, Warisan Romawi dan Persia

Dua negara adidaya itu yang mengajari tentang pajak. Berbagai macam pajak diwajibkan kepada rakyat. Tidak peduli apakah mereka tersiksa atau sekarat. Hidup semakin sulit. Sementara harta terkumpul di istana. Pantas saja, dua imperium besar itu layak dan harus ditutup. Karena kekuasaan yang dibangun di atas kedzaliman. Dan hanya Islam yang mampu menutupnya. Di zaman Khalifah adil *Umar bin Khattab*, keduanya berhasil tutup buku!

Berikut ini penjelasan Prof. Dr. Akram Dhiya’ dalam ‘Ashr al Khilafah Ar Rasyidah tentang Romawi,
“Adapun keadaan ekonominya, riba dan penimbunan adalah merupakan asas aturannya. Kaisar Heraklius mewajibkan pajak-pajak baru terhadap penduduk wilayah-wilayah yang berada di bawah kekuasaan Romawi, untuk menutup hutang besar pembiayaan perang dengan Persia.”

Selanjutnya, Akram menjelaskan dampak pajak-pajak yang semakin membuat income negara semakin besar tetapi membuat rakyat semakin sengsara,
“Emperium Bizantium mengalami penurunan drastis disebabkan oleh semakin besarnya berbagai pungutan dan pajak. Penurunan pada aktifitas bisnis, diabaikannya sektor pertanian dan semakin berkurangnya bangunan-bangunan.”

Akram menukil tulisan Alfred J. Butler dari bukunya Arab Conquest of Egypt sebagai penguat hal tersebut,
“Cukuplah untuk menjelaskan bagaimana Emperium Romawi mengatur wilayah-wilayahnya dengan melihat tulisan Butler tentang pengaturan Mesir:
(Romawi di Mesir menetapkan pajak jiwa juga pajak-pajak yang jenisnya banyak sekali.)

Dia juga menjelaskan:
(Tidak diragukan lagi, pajak-pajak Romawi di luar kemampuan masyarakatnya. Dijalankan tanpa mempedulikan asas keadilan.)

Dia kembali menjelaskan:
(Pemerintahan Romawi di Mesir hanya memiliki satu tujuan yaitu mengumpulkan harta sebanyak-sebanyaknya dari rakyat untuk pundi-pundi bagi para penguasa.)"

Akram juga menukil literatur lain tulisan William J. Durant sebagai penguat:
(Bahkan masyarakat asli Romawi sendiri merasa keberatan terhadap pajak-pajak tersebut, khususnya para petani yang terpaksa menjual tanah-tanah mereka untuk membayar pajak dan kemudian pergi meninggalkan kotanya.)

Keadaan ketika masyarakat tercekik oleh pajak yang digunakan untuk pesta para penguasa, membuat mereka berlari ketika ada alternatif lain. Apalagi yang datang bukan buaya sebagai pengganti singa. Benar-benar generasi cahaya.

Saat Amr bin Ash memimpin penaklukan Mesir, dia menjumpai masyarakat Mesir justru menyambut dengan baik kehadiran muslimin. Apalagi mereka telah mendengar keadilan muslimin begitu terkenal di seluruh dunia.

Amr bin Ash berangkat dari Paletina, masuk ke Mesir melalui Rafah, menuju Arisy terus ke Farma berikutnya Kairo dan Iskandariyah.

DR. Ali Ash Shalaby berkata,
“Amr maju (masuk Mesir) ke arah barat, dia tidak menemui pasukan Romawi kecuali setelah sampai di wilayah Farma. Adapun sebelum wilayah itu, masyarakat Mesir menyambutnya ucapan selamat datang dan kegembiraan.”

Sebenarnya ini ancaman bagi negeri manapun. Masyarakat yang sudah muak dengan pajak yang semakin menyulitkan dan para penguasa yang berpesta, mereka akan segera menumpahkan kesetiaannya bagi kekuatan yang membebaskan mereka dari perpajakan. Untuk itulah setelah Amr bin Ash berhasil membuka Mesir, dia resmi mengumumkan ditutupnya pajak. Dan begitulah diberlakukan di seluruh dunia kekhilafahan saat itu.

Penghapusan Pajak di Pemerintahan Nuruddin Az Zenky

Nuruddin Az Zenky adalah seorang penguasa muslim yang hebat. Menegakkan aturan Islam di masyarakat. Menjaga keutuhan negara dari berbagai serangan; baik dari sekte-sekte sesat dan pasukan salib. Dialah yang berhasil menyatukan kembali Syam yang terkoyak karena perpecahan dan akhirnya lemah di hadapan musuh Islam. Negara menjadi tempat yang nyaman untuk beraktifitas ekonomi. Keamanan, kemakmuran, berawal dari keadilan dan jihad Nuruddin Mahmud Az Zenky. DR. Ali Ash Shalaby menulis buku:
عصر الدولة الزنكية
ونجاح المشروع الإسلامي بقيادة نور الدين محمود
الشهيد في مقاومة التغلغل الباطني والغزو الصليبي

(Pemerintahan Zenky
Keberhasilan Gerakan Islam dipimpin Nuruddin Mahmud Asy Syahid menghadapi Kebatinan dan Perang Salib)

Salah satu konsep Nuruddin Az Zenky membangun keadilan, kebesaran dan kemakmuran negara adalah dengan dihilangkan semua bentuk pajak dan pungutan. Seluruh wilayahnya; Syam, Jazirah Arab, Mesir dan lainnya tadinya harus mengeluarkan pajak dengan besaran hingga mencapai 45%. Pengumuman resmi kenegaraan disampaikannya di seluruh wilayah, di masjid-masjid. Inilah yang dibacakan oleh Nuruddin di Mosul tahun 566 H di hadapan masyarakat:
وقد قنعنا من الأموال باليسير من الحلال، فسحقا للسحت، ومحقاً للحرام الحقيق بالمقت، وبعداً لما يبعد من رضا الرب، وقد استخرنا الله وتقربنا إليه بإسقاط كل مكس وضريبة في كل ولاية لنا بعيدة أو قريبة ومحو كل سنة سيئة شنيعة، ونفي كل مظلمة فظيعة وإحياء كل سنة حسنة .. إيثاراً للثواب الآجل على الحطام العاجل

“Kami rela dengan harta yang sedikit tapi halal, celakalah harta haram itu, sungguh celaka. Jauh dari ridho Robb. Kami telah istikhoroh kepada Allah dan mendekatkan diri kepada-Nya dengan menghapus segala bentuk pungutan dan pajak di semua wilayah; yang dekat ataupun yang jauh. Menghilangkan semua jalan buruk, meniadakan setiap kedzaliman dan menghidupkan setiap sunnah (jalan) yang baik...lebih memilih balasan di kemudian hari di bandingkan kehancuran yang segera.”

Tak hanya membacakan resmi keputusan baru negara di setiap wilayahnya. Tetapi Nuruddin juga memohon kepada para khatib-khatib di masjid-masjid untuk menyampaikan permohonan maaf negara atas pungutan dan pajak yang selama ini diambil.

Pemerintahan Nuruddin Zenky selanjutnya memberikan ancaman hingga hukuman mati bagi siapapun pejabat yang masih melakukan pungutan atau pajak.

Pasti kemudian muncul pertanyaan: dari mana, negara membiayai semua kegiatannya.

Islam mempunyai jawaban yang sangat lengkap. Sumber pemasukan negara yang ditetapkan Islam halal dan berkah. Kehalalan dan keberkahan lah yang membuat negara justru menjadi lebih banyak pemasukannya.

Tulisan ini belum membahas detail masalah itu. Dan justru di sinilah pentingnya para ulama hari ini menyuguhkan konsep jelas dan detailnya.

Tetapi mari kita dengarkan hasil global yang diperoleh oleh pemerintahan Nuruddin.

DR. Ali Ash Shalaby menjelaskan,
“Hasil yang lazim setelah itu, masyarakat menjadi lebih giat untuk bekerja. Para pebisnis mau mengeluarkan harta-harta mereka untuk terus berbisnis. Pungutan yang sesuai dengan syariat justru berlipat-lipat lebih banyak dibandingkan pungutan haram.”

Kemudian dia menukil kalimat Ibnu Khaldun:
“Perlakuan tidak baik terhadap harta masyarakat, akan melenyapkan harapan mereka dalam mengembangkan harta mereka. Karena mereka sadar, ujungnya uang mereka akan hilang dari tangan. Jika ini terjadi, maka mereka akan cenderung menahan diri untuk berkarya. Tergantung seberapa besar kedzaliman terhadap mereka, sebesar itulah mereka menahan diri dari pengembangan harta. Maka rugilah pasar-pasar, gedung-gedung dan rusaklah keadaan..... kedzaliman terhadap harta masyarakat, kehormatan, darah dan rahasia mereka menyebabkan keguncangan dan kerusakan sekaligus. Negara pun runtuh dengan cepat."

Hasil baik dari penghapusan pajak yang sering tidak diduga di zaman egois seperti ini adalah peran orang-orang kaya terhadap masyarakat miskin. Terbentuklah masyarakat yang saling menanggung dan menjamin seperti yang terjadi di pemerintahan Nuruddin Zenky. Hal ini mereka lakukan karena meneladani pemimpin negara sekaligus mengharap balasan dari Allah. Sehingga bermunculanlah swadaya untuk membangun sekolah-sekolah, masjid-masjid, rumah-rumah yatim dan sebagainya.

So, solusi itu memang hanya ada di Islam.

Negeri tanpa pajak bukanlah wacana. Negeri tanpa pajak adalah solusi pembangunan yang benar-benar membangun.[]

Senin, 21 Agustus 2017

Pesan Misterius Mimpi Juru Kunci Dan Ancaman

Tidak ada komentar:
Beredar sms yang berbunyi:
Ass.wr.wb. Tlg jangan dhapus sms ini dari Bp KH HABIB juru kunci gedung MEKAH ia bermimpi ketemu NABI MUHAMMAD Rosulullah SAW, dlm mimpiitu beliau brpesan, kuatkan Akidah dalam ibadah. Krna dunia sudah goyang dan tua, jangan tnggalkan sholat. Tolong sebarkan sms ini ke 20 muslim, insya ALLAH dlm wktu 10 hari kamu akan dapat rizki besar, dan bila tidak disebarkan maka kamu akan menemukan kesulitanyang tidak henti2nya (demi ALLAH terbukti)...
SMS ini sudah beredar sejak th 2011, dengan nama yang berbeda-beda. Kadang namanya Bp Kholil, sekarang Bp KH Habib. Memang ini adalah kerjaan orang iseng yang lucunya diikuti oleh orang-orang ahli copy paste.
Sambil iseng dipikir pikir ada benernya juga kalau liat pesannya bahwa kita memang harus menguatkan aqidah, dan jangan meninggalkan sholat, karena dunia memang sudah goyang dan tua.
Masih dalam posisi iseng iseng mikir : Bp. KH HABIB ini bapaknya siapa coba?Di Mekah pastilah banyak gudang, mungkin ada gudang kurma, mungkin juga ada gudang beras dan gudang gudang lainnya, lalu Bp. KH HABIB ini pegang kunci gudang apaan ya?

Iseng iseng mikirnya berlanjut ke harapan dan ancamannya untuk menyebarkan SMS ini ke 20 orang muslim :
Siapa sih yang ngga mau dalam jangka waktu 10 hari kita bakal dapet rezeki besar, apalagi emang hari ini lagi bokek ... ya mau lah,.
Tapi.....kalau ngga disebarkan bakalan dapet kesulitan yang ngga berenti berenti, sebegitu murkanyakah ALLAH kepada yang menerima SMS ini bila tidak menyebarkan SMS ini ke 20 orang muslim? bukan soal 20 orang muslimnya, tapi hari ini saya lagi ngga punya pulsa hehehe.
Jawaban ilmiahnya:
Pertama:
Pengakuan siapa saja di masa sekarang ini yang mengaku bertemu Rasulullah sama sekali tidak bisa diyakini kebenarannya. Orang yang pernah melihat Rasulullah adalah generasi para sahabat, sementara pada masa sekarang ini tidak ada yang pernah bertemu Rasulullah. Lantas, bagaimana mungkin orang yang bermimpi itu bisa menyimpulkan bahwa sosok yang ditemuinya dalam mimpi adalah Rasulullah? Orang yang bermimpi itu hanya menduga-duga saja, tidak bisa dijamin kebenarannya alias diragukan.
Kedua:
Mimpi bukanlah sumber hukum Islam. Sumber hukum Islam adalah Al Quran, Al Hadis, dan yang disahkan keduanya yaitu Ijma’ sahabatdan qiyas. Dalam mempelajari hadis kita akan menemukan istilah sanad dan perawi. Jika perintah itu berasal dari mimpi bertemu “nabi”, lantas bagaimana sanad dan perawinya? Tentu sama sekali tidak bisa dipertanggung jawabkan dari sudut pandang ilmu hadits. Bahkan, kata-kata dari mimpi itu tidak bisa dimasukkan dalam kitab hadis karena memang bukan hadis. Oleh karena itu, perintah dari mimpi tidak perlu dilaksanakan. Apabila perintahnya adalah kebaikan, misalnya memerintahkan untuk sholat, berzakat, naik haji,dan lain sebagainya, maka kita melaksanakannyabukan karena berdasar mimpi, tetapi karena memang ada perintah itu di dalam Al Quran dan hadis. Bukan karena mimpi. Apabila perintahnya adalah sesuatu yang bertentangan dengan hukum Islam, misalnya memerintahkan untuk menyembah yang selain Allah, berzina, mencuri, dan lain sebagainya, maka wajib ditinggalkan. Jika perintah dari mimpi-mimpi setiap orang kita anggap sebagai sumber hukum Islam, maka akan rusaklah ajaran agama Islam ini. Setiap orang bisa saja mengaku bermimpi nabi yang mengatakan ini-itu. Akan timbul banyak aliran sesat di tengah-tengah masyarakat.
Ketiga:
Saat ini memang sering ditemukan adanya sms dan selebaran yang memerintahkan ini-itu. Katanya perintah itu berasal dari seseorang yang bermimpi bertemu nabi. Kita disuruh menyebarluaskan perintah itu kepada sekian orang. Kalau kita tidak menyebarkannya, maka kita akan sial. Jika anda menemukan sms dan selebaran yang seperti itu, nasihatilah yang memberikannya kepada anda. Jika anda tidak tahu dari siapa, maka buanglah jauh-jauh. Anda tidak perlu menyebarkannya karena berartianda ikut menyesatkan banyak orang. Berarti pula anda ikut bertanggung jawab alias menanggung dosanya.

Ingatlah, bahwa percaya kepada sms yang bisa memberikan manfaat atau mudharat, ini adalah kesyirikan. Dan ganjaran dari perbuatan syirik adalah neraka jahanam.

Semoga anda tidak bingung lagi dengan sms/selebaran tidak bertanggung jawab seperti sms di atas itu.

4 Golongan Lelaki Yang Akan Ditarik Masuk Ke Neraka Oleh Wanita

Tidak ada komentar:
4 Golongan Lelaki Yang Akan Ditarik Masuk Ke Neraka Oleh Wanita
1. Ayahnya
Jika seseorang yang bergelar ayah tidak mempedulikan anak perempuannya di dunia. Dia tidak memberikan segala keperluan agama seperti mengajarkan solat, mengaji, dan sebagainya. Dia membiarkan anak perempuannya tidak menutup aurat. Tidak cukup kalau dangan hanya memberi kemewahan dunia saja. Maka dia akan ditarik ke neraka oleh anaknya.

Duhai lelaki yg bergelar Ayah, bagaimanakah keadaan anak perempuanmu sekarang? Apakah kau mengajar solat dan puasa kepadanya? Menutup aurat? Pengetahuan agama? Jika tidak terpenuhi, maka bersedialah untuk menjadi bahagian dari Neraka.

2. Suaminya
Apabila suami tidak mempedulikan tindak tanduk isterinya. Bergaul bebas. Membiarkan isteri berhias diri untuk lelaki yang bukan mahramnya.

Jika suami membiarkan isteri yang seperti itu walaupun suami adalah orang yang alim, suami adalah solatnya yang tidak pernah tinggal, suami adalah yang puasanya tidak pernah lalai. Maka dia akan turut ditarik oleh isterinya bersama-sama ke dalam Neraka.

Duhai lelaki yang bergelar Suami, bagaimanakah keadaan isteri tercinta sekarang? Dimanakah dia? Bagaimana akhlaknya? Jika tidak kau jaga mengikuti ketetapan Islam, maka terimalah keniscayaan yang kau akan sehidup semati bersamanya hingga Neraka.

3. Adik beradik Lelakinya
Apabila ayahnya sudah tiada, tanggungjawab menjaga kehormatan wanita jatuh pada adik beradik lelakinya (kakak, pakcik). Jika mereka hanya mementingkan keluarganya saja dan adik atau anak saudara mara dibiarkan dari ajaran Islam, maka tunggulah tarikan mereka di akhirat kelak.

Duhai lelaki yg mempunyai adik beradik perempuan, jangan hanya menjaga amalmu dan melupakan amanah yang lain. Kerana kau juga akan pertanggungjawabkan diakhirat kelak.

4. Anak Lelakinya
Apabila seorang anak lelaki tidak menasihati Ibunya perihal kelakuan yang tidak dibenarkan dalam Islam. Bila ibu membuat kemungkaran, mengumpat, memfitnah, mengadu domba, maka anak itu akan ditanya dan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak. Dan bersama menemani ibunya di Neraka.

Duhai anak lelaki, sayangilah ibumu, nasihatilah dia jika bersalah atau lalai. Kerana ibu juga insan biasa, tak lepas dari melakukan dosa. Selamatkanlah dia dari ancaman neraka, jika tidak, kau juga akan ditarik menjadi teman di dalamnya.

Betapa hebatnya tarikan wanita. Bukan saja di dunia, tapi juga di akhirat yang tak kalah hebat tarikannya. Maka, kaum lelaki yang bergelar ayah, suami, saudara atau anak harus memainkan peran mereka dengan baik.

Sabtu, 19 Agustus 2017

Kiai Bisri dan Ulama Jombang tentang Hormat Bendera Merah Putih

Tidak ada komentar:
Ketika masyarakat menyimpan pertanyaan-pertanyaan yang dikaitkan dengan pandangan keagamaan, para ulama Nahdlatul Ulama selalu hadir memberikan jawaban dan sudut pandang. Seperti yang dilakukan para kiai Jombang. Mereka bahkan membuat forum musyawarah khusus, membahas berbagai persoalan, saling menyodorkan dalil, dan menjawab kegelisahan.

Dipimpin KH M Bisri Syansuri salah satu pendiri NU), para kiai Jombang tercatat beberapa kali mengadakan forum Musyawarah Ulama Jombang. Kegiatan ini dikoordinasi oleh Pengurus 'Imarah Masjid Jami' Kauman Utara Jombang.

Hasil dari musyawarah itu terbit menjadi buku berjudul “Muqarrarâtus Syûrâ min ‘Ulamâ Jombang” (Keputusan Musyawarah Ulama Jombang) yang berisikan lima puluh masalah agama. Di antara masalah yang dijawab adalah soal hormat terhadap bendera merah putih yang jamak dilakukan di zaman itu.

Menjawab tentang hormat bendera Merah Putih, tersebutlah dalam tanya jawab bernomor 17, sebagai berikut:


“Bagaimana hukum hormat bendera merah putih lambang negara RI sebagaimana yang berlaku ketika upacara bendera merah putih diadakan?”

Jawaban:

Mengingat bahwa bendera sang merah putih sebagai lambang negara RI  itu merupakan suatu anugerah Allah yang diberikan kepada bangsa Indonesia, maka hukum menghormati bendera itu adalah boleh, sebab disamakan dengan diperbolehkannya mencium peti (tabut) yang diletakkan di atas maqam para wali untuk diambil barokahnya.

Keterangan dari kitab:

Hasyiah al-Bajury 'ala Syarh Ibn Qasim,

ويكره تقبيل القبر واستلامه، ومثله التابوت الذي يجعل فوقه، وكذلك تقبيل الأعتاب عند الدخول لزيارة الأولياء إلا إن قصد به التبرك بهم فلا يكره

Buku Muqarrarâtus Syûrâ min ‘Ulamâ Jombang  yang memuat jawaban tentang persoalan tersebut diterbitkan pada 15 April 1981 M/ 10 Jumadil Akhir 1401 H dan ditandatangani oleh Ketua Musyawarah Ulama Jombang KH Mahfudz Anwar dan sekretarisnya H Abd. Aziz Masyhuri.

Adapun para ulama Jombang itu adalah:
1. K.H. M. Bisri Syansuri
2. K.H. Adlan Aly
3. K.H. Mahfudz Anwar
4. K.H. Syansuri Badawy
5. K. Muhdlor
6. K.H. Mansur Anwar
7. K.H. Abdul Fattah Hasyim
8. K.H. Cholil
9. K.H. Syansun

(Yusuf Suharto)

* Dikutip dari buku Hasil Keputusan Bahtsul Masa'il PCNU Jombang 2002-2015 Disertai Muqorrorot Ulama Jombang 1981

Kamis, 17 Agustus 2017

Faidah Setelah Shalat Jum'at

Tidak ada komentar:
Ada banyak Jamaah Shalat jum'at yang pulang begitu saja setelah jumatan usai, padahal banyak faidah yang tersembunyi apabila jamaah melakukan wirid/amalan setelah shalat, berikut kami tampilkan faidah-faidah tersebut:
 (فوائد) الاولى: عن ابن عباس - رضي الله عنهما - عن النبي (ص) أنه قال: من قال بعدما تقضى الجمعة سبحان الله العظيم وبحمده.
مائة مرة، غفر الله له مائة ألف ذنب، ولوالديه أربعة وعشرين ألف ذنب.
الثانية: عن سيدي عبد الوهاب الشعراني - نفعنا الله به - أن من واظب على قراءة هذين البيتين في كل يوم جمعة، توفاه الله على الاسلام من غير شك، وهما: إلهي لست للفردوس أهلا * * ولا أقوى على نار الجحيم فهب لي توبة، واغفر ذنوبي * * فإنك غافر الذنب العظيم ونقل عن بعضهم أنها تقرأ خمس مرات بعد الجمعة..الثالثة: عن عراك بن مالك، أنه كان إذا صلى الجمعة انصرف فوقف على باب المسجد، وقال: اللهم أجبت دعوتك، وصليت فريضتك، وانتشرت كما أمرتني، فارزقني من فضلك وأنت خير الرازقين، وقد قلت وقولك الحق

Beberapa Faidah

1.       Ibni Abbas ra meriwayatkan bah wa Nabi SAW bersabda barang siapa setelah usai Shalat Jum’at membaca سبحان الله العظيم وبحمده 100x maka ia diampuni seratus ribu dosanya, dan kedua orang tuanya diampuni Dua Puluh empat ribu dosanya.

2.       Dari Sayyid abdil Wahhab Assya’rani “ Barang siapa istiqomah membaca dua bait ini pada setiap hari jumat, maka Allah akan mengambil nyawanya dalam keadaan Ilam dengan tanpa ragu,

Dua bait itu adalah:
: إلهي لست للفردوس أهلا * * ولا أقوى على نار الجحيم
 فهب لي توبة، واغفر ذنوبي * * فإنك غافر الذنب العظيم


Dan sebagian Ulama berpendapat  “dua bait diatas dibaca lima kali setiap setelah Shalat Jum’at”.

3.       Dari Irak ibni Malik ‘’bahwasanya setiap selesai shalat jumat lalu berdiri pada pintu masjid dan berdo’a:

: اللهم أجبت دعوتك، وصليت فريضتك، وانتشرت كما أمرتني، فارزقني من فضلك وأنت خير الرازقين، وقد قلت وقولك الحق

I’anatu Tholibin Juz 2 Hal 106

Kemudian dalam kitab Bughyah juga dijelaskan:

فائدة : ورد أن من قرأ الفاتحة والإخلاص والمعوذتين سبعاً سبعاً عقب سلامه من الجمعة قبل أن يثني رجليه غفر له ما تقدم من ذنبه وما تأخر ، وأعطي من الأجر بعدد من آمن بالله ورسوله ، وبوعد من السوء إلى الجمعة الأخرى ، وفي رواية زيادة وقبل أن يتكلم حفظ له دينه ودنياه وأهله وولده ويقول بعدها أربع مرات : اللهم يا غني يا حميد ، يا مبدىء يا معيد ، يا رحيم يا ودود ، أغنني بحلالك عن حرامك ، وبطاعتك عن معصيتك ، وبفضلك عمن سواك ، اهـ باعشن

Faidah: Barangsiapa membaca surat alfatihah, al-ikhlas dan surat al-mu’awwidzatain masing-masing tujuh kali setelah ia salam dari shalat jumat sebelum ia melipat kedua kakinya(dalam arti kakinya masih dalam posisi Tasyahud Akhir) maka diampunilah dosa yang telah ia jalani, diberikan pahalanya orang beriman pada Allah dan rasulNya, dan dijanjikan diajauhkan dari kejelekan hingga jumat berikutnya, dalam sebuah riwayat ditambah keterangan dan sebelum ia berbicara dijaga baginya agamanya, dunianya, keluarganya dan anaknya dan setelah itu ia membaca Do’a empat kali yaitu :

: اللهم يا غني يا حميد ، يا مبدىء يا معيد ، يا رحيم يا ودود ، أغنني بحلالك عن حرامك ، وبطاعتك عن معصيتك ، وبفضلك عمن سواك

Dari Kitab Bughyah al-Mustarsyidiin 175

Rabu, 16 Agustus 2017

Partisipasi YPP AL-ILYASI dalam Menyambut HUT-72

Tidak ada komentar:


Konang Bangkalan(16-08-2017)- Menjelang HUT-72 tanggal 17 nanti, Karang Taruna Kec. Konang mengadakan berbagai lomba untuk memeriahkan HUT-72, diantaranya lomba Gerak Jalan yang di ikuti oleh berbagai macam Kecamatan dengan jumlah peserta sekitar 200 Regu.

Yayasan Pondok Pesantren Al-Ilyasy merupakan sebuah lembaga yang berasal dari Kec. Tambelangan Sampang juga ikut berpartisipasi dalam memeriahkan acara tersebut. Mulai dari jenjang SMP, SMK, sampai Pondok Putri dan Putra.
Partisipasi dalam lomba Gerak Jalan ini tidak hanya dari jenjang sekolah menengah, dari Perguruan Tinggi bahkan masyatakat setempat serta dari berbagai Komunitas juga ikut memeriahkan lomba ini.
Selain untuk memeriahkan HUT-72, tujuan diadakannya berbagai lomba ini untuk mengingat kembali jasa para pejuang yang telah mendahului kita.

Selasa, 15 Agustus 2017

Membujang dalam Islam

Tidak ada komentar:
Menikah ialah hal yang dianjurkan dalam agama bagi orang yang sudah cukup umur, namun ada juga segelintir orang yang lebih memilih untuk hidup membujang. Mereka membujang dengan alasan bahwa pernikahan hanya memasung kebebasan pribadi dan hanya akan memberikan beban kepada mereka sebagai tanggung jawab yang harus dipikul.
Keputusan membujang merupakan salah satu pintu setan yang memalingkan manusia dari perbuatan luhur yang akan mendorong manusia ke lubang penistaan dan terjemus ke dalam api neraka.
Perintah Allah akan pernikahan sudah sangat jelas,
“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang patut (kawin) dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan memampukannya dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (Pemberian-Nya) lagi Mahamengetahui” (QS. An-Nur:32)

Ketika kemampuan untuk menikah tidak dijumpai, maka kewajiban untuk menjaga kesucian dan kehormatan pun harus dikedepankan. Sebagaimana firman Allah swt,

“Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri)- nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya” (QS. An-Nur:33)
Pernikahan seluruhnya adalah kebaikan dan keberadaban bagi individu dan masyarakat. Warga Negara yang mampu menjaga kesucian diri adalah pondasi masyarakat yang suci. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Ath-Thabrani dalam Al-Ausath, Rasulullah saw bersabda,
“Siapa saja yang sudah menikah, maka ia sudah menjaga sebagian agamanya. Oleh karena itu, bertakwalah kepada Allah dalam sebagiannya yang lain.”
Artinya, dengan pernikahan, seseorang memelihara kesucian dan kehormatan dirinya, dan menutu banyak pintu setan dari dirinya.
Pernikahan tidak dapat dilepaskan dari hukum agama. Pada prinsipnya, pernikahan sangat dianjurkan sebab pernikahan merupakan fitrah murni yang dibina atas pertemuan laki-laki dan perempuan dalam bingkai syariat Allah swt. Rasulullah saw bersabdah,
“Aku adalah seseorang di antara kalian yang paling takut kepada Allah dan yang paling bertakwah kepada Allah. Meski begitu, aku berpuasa tapi berbuka juga, aku shalat tapi tidur juga. Aku pun menikahi wanita-wanita. Maka siapa pun yang benci terhadapa sunah, maka ia bukan termasuk umatku. 
Pernikahan bisa menjadi wajib atas seseorang ketika ia sudah dianggap mampu dan takut terjerumus ke dalam dosa. Pernikahan juga bisa dianggap makruh apabila dilangsungkan bagi mereka yang belum mampu untuk menikah. Bahkan, pernikahan bisa menjadi haram apabila seseorang tidak mampu unutk bercampur dengan istri dan ketika seseorang menderita penyakit yang bisa menjadi penghalang pernikahan. 
Para sahabat dan ulama telah memahami hikmah pernikahan, hingga mereka pun bersegera menikah. Ibn Mas`ud pernah bertutur, “Seandainya umurku hanya tersisa 10 hari, aku pasti akan suka menikah agar aku tak bersua dengan Allah sebagai bujangan.”

NgumBar (Ngumpul Bareng) Ukhuwah Lintas Generasi

Tidak ada komentar:

Kamoning Sampang - Untuk pertama kalinya Tim Ukhuwah Lintas Generasi yang populer dengan singkatannya "ULG" mengadakan acara NGUMBAR (Ngumpul Bareng) yang dihadiri oleh segenap komunitas ULG. Acara ini tentunya jadi ajang untuk semua anggota komunitas untuk bersilaturahmi dan eksis. Acara NgumBar pertama ini bertempat tinggal di kediaman Ikhwan Lora Mahrus, Selasa (15/08/2017).

NgumBar ini bukan hanya acara Silaturtahmi dan Eksis, namun juga diisi dengan acara Istighosah dan Tahlil Bersama serta dihiasi dengan canda tawa para Humoris usai sambutan sambutan.
Harapan dari Ikhwan-ikhwan ULG, hal ini tidak menjadi beban, baik bagi Sohibul Bait saat ini ataupun selanjutnya. Dan semoga Rutinitas NgumBar ini berjalan Istiqomah sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Sabtu, 05 Agustus 2017

Lagu Despacito Ala Santri

Tidak ada komentar:
Despacito (Ayo Mondok)

Created by : *MENARA BAND*
Instagram : *(@jamistirahatsantri)*


Liriknya :

Gih... jadi anak tuh jangan banyak bersedih
Jangan ngelawan orangtua
Seharusnya kita bisa jadi mandiri
Bahagiain ayah bunda

Yuk.. kita sekolah di pondok pesantren
Biar Jadi anak soleh dan keren
Jadi santri alim gaya tetep beken
Yuk.. kita belajar menghafal Al-Qur'an
Jurumiyah, Imriti dan Alfiyah
Bahasa Arab, Inggris dan juga Jepang

Ayo Mondok!
Jadi santri minimal hafal juz amma
Bisa ngomong ceramah empat bahasa
Biar makin disayang ayah dan bunda

Ayo Mondok!
Makan teri berasa makan Hoka Bento
Gak bisa nonton TV dengar Radio
Mau buka facebook aja susah banget broo..

Walau banyak hafalan yang membuatmu lelah
Tetap sabar dan istiqomah, demi masa depan yang indah
Mari ikhlaskan hati teman-teman semua
Jadi santri itu mulia
Penuh dengan hikmah dan berkah

Sukses itu kita yang tentukan
Bukan langsung dari Tuhan
Hanya manusia pilihan
Menahan perih dan cobaan
Di pondok itu kita harus sabar bertahan
Dari segala cobaan godaan rintangan

Jangan berfikir terus-terusan tentang pacaran
Siti, Fatimah, Zulfa itu harus dilupakan
Lebih baik kita berfikir tuk masa depan
Demi meraih cita-cita dan impian

Yuk mondok... Yuk mondok..
Ayo ayo mondok..
Mondok itu keren
Gak mondok gak keren

Jangan bilang keren
Kalau belum mondok
Allah lebih suka pemuda yang soleh, oh yeah..

Download disini

Kamis, 03 Agustus 2017

"RENUNGAN" BUKAN KEDUDUKAN ATAU JABATAN, TAPI PERBUATAN

Tidak ada komentar:
*Hari  ini, Prof Dr Ravik Karsidi, Rektor UNS, melakukan perjalanan dari Jogya ke Jakarta naik pesawat.*

Karena keberangkatan  pesawat ditunda 1 jam beliau menunggu di salah satu lounge bandara Adisucipto dgn sekedar minum kopi.

Di depannya duduk seorang ibu sudah agak tua, memakai pakaian Jawa tradisional kain batik dan kebaya, wajahnya tampak tenang dan keibuan.

Sekedar mengisi waktu, diajaknya ibu itu bercakap.

"mau pergi ke Jkt, bu ?"

"Iya nak, hanya transit di cengkareng terus ke Singapura."

"Kalau boleh bertanya, ada keperluan apa ibu pergi ke Singapura ?"

"Menengok anak saya yang nomor dua nak, istrinya melahirkan di sana terus saya diberi tiket dan diuruskan paspor melalui biro perjalanan. Jadi saya tinggal berangkat tanpa susah mengurus apa2."

"Puteranya kerja di mana, bu ?"

"Anak saya ini insinyur perminyakan, kerja di perusahaan minyak asing, sekarang jadi kepala kantor cabang Singapura."

"Berapa anak ibu semuanya?"

"Anak saya ada 4 nak, 3 laki, 1 perempuan. Yang ini tadi anak nomer 2. Yang nomer 3 juga laki, dosen fakultas ekonomi UGM, sekarang lagi ambil program doktor di  Amerika. Yang bungsu perempuan jadi dokter spesialis anak. Suaminya juga dokter, ahli bedah dan dosen di universitas Airlangga Surabaya."

"Kalau anak sulung ?"

"Dia petani, Nak, Tinggal di Godean, menggarap sawah warisan almarhum bapaknya."

Sang Profesor tertegun sejenak lalu dengan hati2 bertanya:

_"Tentunya ibu kecewa kepada anak sulung ya bu, Kok tidak sarjana spt adik2nya."_

*"Sama sekali tidak, nak. Malahan kami sekeluarga semuanya hormat kepada dia, karena dari hasil sawahnya dia membiayai hidup kami dan menyekolahkan semua adik2nya sampai selesai jadi sarjana."*

Kembali sang Profesor merenung :

"Ternyata yang penting bukan Apa atau Siapa kita, tetapi apa yang telah kita perbuat.
Allah tidak akan menilai Apa dan Siapa kita tetapi apa *"amal dalam ibadah"*kita."

Sebuah pelajaran hidup yg mengajarkan, agar kita melakukan yg terbaik tanpa berharap pujian......
Tanpa terasa air mata profesor mengalir di pipinya...

*LAKUKAN YANG TERBAIK YANG BISA KITA LAKUKAN KARENA MANUSIA YANG MULIA BUKAN TERLETAK PADA KEDUDUKAN ATAU JABATANNYA TETAPI TERLETAK PADA SEBERAPA BESAR DIA BISA BERBUAT YANG TERBAIK BAGI SESAMA*

#have a nice day, folks!☺☺

Rabu, 02 Agustus 2017

OTT Oleh Team KPK di Pamekasan

2 komentar:
Pada hari Rabu tanggal 2 Agustus 2017  telah dilakukan Operasi Tangkap Tangan oleh Team KPK yang terdari dari 10 orang terhadap 10 orang yang diduga melakukan tindak pidana  korupsi dana anggaran dana desa (ADD), adapun identitas 10 orang yang diamankan sebagai berikut:

1. Bupati Pamekasan Drs. ACHMAD SYAFII YASIN,M.Si
2. Kajari Pamekasan RUDI INDRA PRASETYO.
3. Kasiintel Kajari Pamekasan SUEGENG PRAKOSO.
4. Kasi pidsus Kajari Pamekasan EKA HERMAWAN.
5. Staf Kejari INDRA PRAMANA.
6. Kepala Inspektorat Drs. SUJIPTO UTOMO .
7. Kepala Desa Dasok Kec. Pademawu Kab. Pamekasan AGUS MULYADI
8. Kepala Desa Mapper Kec. Proppo H. MOH RIDWAN.
9. Staf Inspektorat SOLEHODDIN.
10. Staf Inspektorat MARGONO.

 adapun OTT yang dilakukan oleh KPK diawali pada pukul 07.30 Wib TKP Rumah Dinas Kejari Alamat Jl. Raya Panglegur Pamekasan dengan melakukan penangkapan  terhadap Kejari Pamekasan dan Kepala Inspektorat dengan barang bukti  + Rp. 250.000.000, selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap terduga lainnya.

Pukul 11.45 Wib bertempat di Ruang Kerja kantor Pemkab. Pamekasan Team KPK yang terdiri dari 4 (empat) orang mengamankan Bupati Pamekasan karena diduga tersangkut pidana korupsi selanjutnya Pada pukul 12.10 Wib Bupati Pamekasan beserta Team KPK  tiba di Polres Pamekasan dengan menggunakan Mobil ERTIGA.

Pada pukul 12.20 wib 10 orang terduga pelaku pidana korupsi beserta team KPK berangkat dari Polres Pamekasan menuju Bandara Juanda Sidoarjo dengan transit terlebih dahulu di Polda Jatim

Jumat, 28 Juli 2017

Resolusi Aksi Bela Islam 28 Juli 2017 (287)

Tidak ada komentar:
Kami Presidium Alumni Aksi Bela Islam 212, lewat seruan jihad konstitusional pada 28 Juli 2017 di Masjid Istiqlal, mengamati hal-hal berikut:

Sejak Bpk. Joko Widodo (Jokowi) jadi Presiden pada 20 Oktober 2014, kebijakan rezim Jokowi semakin menampakkan watak aslinya, yakni tidak ramah, tidak bersahabat, tidak simpatik pada umat Islam Indonesia. Setidaknya, tidak saja tidak simpatik, bahkan antipatik pada sebagian Umat Islam yang mengambil posisi kritis terhadap rezim kekuasaannya.
Kecenderungan pemihakan rezim jokowi pada kekuatan asing dan aseng juga semakin terasa.

Dalam kenyataan, kepentingan rakyat banyak yang dulu telah mengantarkannya ke tampuk pimpinan nasional, semakin sering diabaikan.
Khusus terhadap umat Islam, kebijakan rezim Jokowi terlihat jelas yakni politik pecah-belah. Kekuatan politik umat Islam diperlemah secara sistematik dengan menyalahgunakan kekuasaan. Tuduhan makar secara serampangan dialamatkan pada aktivis Islam yang ingin melihat keadilan, ditambah kriminalisasi ulama dan habaib secara semena-mena.

Penyalahgunaan kekuasaan oleh rezim semakin mengkhawatirkan, karena aparat keamanan diarahkan untuk menghajar rakyat Indonesia sendiri (terutama umat Islam) dan bahkan aparat pertahanan juga diseret-seret untuk kepentingan pelanggengan kekuasaan rezim.

Perppu No. 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan adalah bukti mutakhir, bagaimana rezim Jokowi lewat “payung hukum” yang zalim dapat leluasa membubarkan ormas-ormas yang tidak disukai oleh rezim. HTI adalah korban pertama Perppu zalim itu.
 Pembubaran ormas itu tidak perlu lewat pengadilan. Bila hal ini dibiarkan, dengan kata lain bila Perppu zalim itu disetujui oleh DPR-RI dan dibenarkan oleh MK, pilar demokrasi yang paling penting, yakni Hak Asasi Manusia yang dijamin dalam 10 pasal dalam UUD 1945, langsung runtuh. Dan dengan cepat demokrasi kita berubah jadi otoriterisme.

Jokowi akan menjadi otokrat yang kepentingan politiknya dan kepentingan golongannya dipandang sebagai kepentingan nasional. Karena itu penyalahgunaan wewenang dan hukum rezim Jokowi tidak boleh dibiarkan, kalau kita tidak mau mengulangi kesalahan rezim orla dan rezim orba yang akhirnya memusuhi rakyatnya sendiri demi pelanggengan kekuasaan.

Berdasarkan pantauan singkat diatas, kami menyerukan beberapa seruan berikut ini:

1. Kepada seluruh umat Islam Indonesia, terlepas dari mahzab yang diikuti, jamiyah yang menaungi, maupun partai yang diyakini, jangan lupa hakekatnya kita adalah satu tubuh. Baginda Rasulullah SAW telah bersabda: Perumpamaan orang-orang mukmin dalam berkasih-sayang bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur tubuh akan merasakan panas dan demam (HR. Muslim).

HTI adalah bagian integral dari umat. Kini HTI jadi korban pertama, dan kemungkinan besar akan diikuti oleh korban-korban berikutnya. Kalau ada bagian dari umat Islam yang bersuka cita melihat nasib HTI, mereka tidak sadar bahwa kekuatan Islamophobia tidak pernah kenal lelah untuk memusuhi Islam. Mereka pun pada gilirannya akan menjadi target juga.

2. Kepada DPR-RI, berpikirlah agak jauh kedepan. Jangan sampai perhitungan jangka pendek mengorbankan kepentingan besar jangka panjang. Jangan takut intimidasi, juga jangan lembek karena hadiah atau sogokan ini dan itu. Jadilah lembaga perwakilan rakyat sungguh-sungguh, bukan tukang stempel kemauan rezim dengan imbalan keduniaan.

3. Kepada MK, pertimbangkanlah dengan benar-benar usaha judicial review yang dilakukan oleh beberapa kalangan mengenai Perppu yang sangat kontroversial itu. Hindarkan jauh-jauh MK dari kepentingan kekuasaan rezim. MK adalah benteng terakhir untuk judicial review setiap UU/Perppu yang dinilai jauh dari rasa keadilan. Apalagi keputusan MK bersifat final dan mengikat. Mohon pertimbangkan segala hal yang langsung dan tidak langsung berhubungan dengan munculnya Perppu tersebut.

4. Kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) diharapkan memberikan pendapat yang murni dari sisi agama, sehingga pendapat MUI menjadi berbobot. Jangan sampai memberikan pendapat ketengah masyarakat yang justru membuka pintu kesewenang-wenangan rezim Jokowi terhadap Umat Islam.

5. Akhirnya kepada Presiden Jokowi kami
ingatkan bahwa kekuasaan politik yang telah diperoleh lewat pilpres 2014, hanyalah titipan sementara dari Allah SWT.

Allah berkenan memperpanjang kekuasaan di dunia ini bagi Pak Jokowi, tetapi juga berkenan mencabutnya sesuai dengan kehendak-Nya.
Kata kuncinya, tunaikan amanah kekuasaan rakyat itu secara hati-hati dan bertanggung jawab.

Masjid Istiqlal
28 Juli 2017
Aksi Bela Islam 287

Ketua Sekretaris

Rabu, 26 Juli 2017

Menyingkap Kebenaran Tentang Tamu Wanita Pada Waktu Maghrib

Tidak ada komentar:
Bukan tetamu, Tapi Inilah Wanita yang Suka Datang ke Rumah Kita Pada Waktu Maghrib.

Memang siapa yang hendak bertamu ke rumah orang pada waktu maghrib ? Maghrib adalah saat dimana matahari sudah tenggelam namun masih muncul dengan sinar yang terkadang berwarna jingga atau merah menyala , pada waktu itulah , seluruh umat Islam diperingatkan untuk segera menutup pintu dan jendela sambil mengucapkan bismillah agar wanita ini tidak datang ke rumah kita .

Siapakah wanita itu , apa yang dia lakukan di dalam rumah kita ? Ketahui bahawa dia bukanlah wanita baik , namun mampu membahayakan anak dan wanita yang sedang hamil .

Mungkin ada yang pernah dengar nama (Ummu Sibyan) atau pun tidak sebelum ini , (Ummu Sibyan) ini adalah jin dari kaum perempuan yang suka mengganggu bayi dan anak yang berusia kurang dari 2 tahun serta wanita hamil , sebab itulah anak-anak yang baru lahir harus diazankan terlebih dahulu agar bayi itu tidak di ikuti oleh jin ini .

Apa Kerja Jin Ummu Sibyan ?

Kerja dia tak lain tak bukan adalah mengganggu bayi yang baru lahir dan anak-anak (biasanya kurang dari 2 tahun) serta wanita yang hamil ,
jin Ummu Sibyan memiliki wajah yang mengerikan dengan mata 1 yang besar dan berjalan di dinding seperti cicak , Ummu Sibyan juga dapat mengikat rahim wanita serta membunuh bayi yang masih dalam kandungan .

Seperti yang di ceritakan dalam kisah jin Ummu Sibyan dengan Nabi Sulaiman , jin ini mampu masuk ke dalam rahim orang perempuan dan mengikat rahimnya serta menyumbat dengan tujuan agar kaum wanita itu tidak mengandung .

Diceritakan juga jin ini masuk ke dalam perut orang perempuan yang hamil , di waktu janin di dalam kandungannya sedang tumbuh jin ini akan menendangnya , maka berlakulah keguguran dan jadilah rahimnya kosong semua .

Sungguh mengerikan bukan ? Bagaimana tandanya jika seorang bayi terkena gangguan jin Ummu Sibyan , diantaranya adalah ;

1. Bayi menangis melalak (matanya terbeliak memandang keatas/sudut tertentu)
2. Anak-anak jatuh seakan-akan didorong
3. Mengigau sambil menggemerutukkan gigi berulang kali
4. Demam panas hanya setelah Asar sampai sebelum Subuh .

Akibat gangguan di atas akan mengakibatkan hal seperti ini ;

1. Sawan tangis
2. Autisme (over hiperaktif)
3. Nakal dan keras kepala
4. Malas

Tanda-tanda Wanita Hamil Terkena Gangguan Jin Ummu Sibyan ;

1) Rasa sesak dada terutama setelah waktu asar , yang mungkin berlangsung sampai tengah malam
2) Kusut fikiran
3) Sakit di bahagian tulang-tulang belakang
4) Mengigau ketika tidur
5) Bermimpi dengan mimpi yang menakutkan

Cara Mengelak dari Gangguan Ummu Sibyan ;

1) Tutup pintu dan jendela rumah waktu Maghrib
2) Jangan angkat atau masukkan baju yang sudah dijemur diluar rumah pada waktu Maghrib (jemuran tak kering)

Cara mengatasi gangguan pada bayi/anak ;

1) Meniarapkan bayi/anak jangan matanya melihat ke arah itu , baca ayat Qursi dan Surah 3 Qul kemudian tiup ke ubun-ubunnya sampai berhenti menangis 2) Halau dengan bahasa sendiri seperti "wahai Ummu Sibyan pergilah kau keluar dari rumahku dan jangan ganggu anak anakku"

InsyaAllah dengan izin Allah ,
Ummu Sibyan akan pergi ...

Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa =D
Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.

NB: JIKA ANDA MENDUKUNG PERJUANGAN DAKWAH BLOG INI, KAMI MINTA DO'ANYA & BANTU SHARE POSTINGAN INI BIAR SEMAKIN BANYAK YANG BISA MEMETIK MANFAAT... DAN SEMOGA BEKAL AMAL JARIYAH BAGI ANDA... AAMIIN…!!! *(Ikhwan C. Umam)

"AZAB KUBUR" KISAH NYATA ULAR MENUNGGU JENAZAH

Tidak ada komentar:





Kisah nyata yang anda baca ini bukan datang dari majalah atau tabloid,
tetapi kisah ini dari tanah perkuburan Sa’raya,Mekkah..
Pada beberapa tahun yang lalu ada seorang perempuan yang berumur 40an telah meninggal dunia..
Mereka telah mengusung jenazah beliau untuk dikebumikan ditanah perkuburan Al Ma’ala yakni lebih kurang 2 kilometer dari Masjidil Haram
setelah Shalat Dzuhur..
Namun ketika sampai di tanah perkuburan tersebut, alangkah terperanjatnya mereka bila mendapati seekor ular yang berwarna hitam sebesar paha bersisik tebal telah berada didalam liang lahat
(dalam kubur tersebut)..
SubhanALLAH..Keadaan ular tersebut amat mengerikan..
Mereka pun terus berlalu dari situ dan membawa jenazah wanita tersebut ke tanah perkuburan yang lain yakni di tanah perkuburan Sa’raya lebih kurang 8km Jauhnya..
Ketika mereka sampai di tanah perkuburan tersebut, rupa-rupanya ular hitam yang sama juga telah menunggu jenazah wanita yang ingin dikebumikan disitu..
ALLAHU AKBAR..Mereka mengambil keputusan untuk memindahkan serta mengangkat ular tersebut dan Meletakkan di luar yakni berjauhan sedikit dari kawasan tersebut dan mengkebumikan jenazah wanita itu..
(Namun aneh nya ular hitam itu tidak melakukan apa-apa bila disentuh oleh mereka)
Dengan segera mereka mengkebumikan mayat wanita itu..
Tiba-tiba Ular Hitam yang diletakkan berjauhan dari situ terus datang dan menjalar dengan cepat dan masuk ke dalam kubur wanita itu..

Subhanallah..
(Seperti menghujam ke dalam swimming pool dari atas –keadaan ketika ular itu masuk kedalam kubur)
Dan tidak berapa lama mereka mendengar bunyi seperti dahan-dahan pokok yang dipatah patahkan..
Dan ketika mereka melihat kedalam kubur wanita tersebut,
alangkah terperanjatnya karena ular hitam sedang membelit jenazah wanita itu serta mematah matahkan tulang jenazah itu …
SubhanALLAH..Ada beberapa orang yang berada di Sekitar kubur itu turut pingsan melihat kejadian itu..
Setelah diselidiki kenapa perkara tersebut bisa terjadi..??

Ternyata sewaktu hayatnya,wanita tersebut suka melewat lewatkan Shalat nya..
Marilah kita ambil I'tibar dan Renungan dari kejadian ini..

Semoga ALLAH Subhanahu Wata'ala menguatkan iman kita dalam mendirikan solat 5 waktu dari pada gangguan syaitan dan iblis Insya ALLAH..
Ini baru siksaan di dunia akibat melewatkan Shalat..??
Bagaimana kalau Siksaan Diakhirat Kelak Jika Tidak Sholat.??

Astaghfirullahhal'adzhiim..
Yuk,Bagikan Inspirasi bermanfaat ini,
semoga menjadi KEBAIKAN bagi kita semua,
Aamiin..

Selasa, 25 Juli 2017

Mengapa Detektor Logam Israel di Al-Aqsa Bikin Warga Palestina Murka?

Tidak ada komentar:






Detektor logam Israel di pintu masuk Masjidil Aqsa memicu petaka. Dengan dalih keamanan, hal ini justru membuat Muslim Palestina murka, turun ke jalan dan memicu bentrok berdarah.
Dalam sepekan terakhir ini kondisi Yerusalem tegang. Palestina memprotes keputusan Israel memasang detektor logam di gerbang Al-Aqsa. Sedikitnya tujuh warga Palestina dan tiga Israel tewas dalam ketegangan ini.
Komentar nyinyir dan pedas kemudian berseliweran di Twitter dan Facebook, mengecam warga Palestina yang marah hanya lantaran sebuah detektor logam. Bukankah benda itu juga banyak ditemui di berbagai tempat, hal biasa di kehidupan modern?

Alasannnya tidak sederhana. Kemarahan warga Palestina bukan soal keamanan saja, tapi keberadaan detektor logam itu telah mengusik kehidupan politik, agama, dan kedaulatan Palestina atas Masjidil Aqsa. Benda ini juga dianggap representasi dari penjajahan Israel di tanah suci tiga agama itu.

Israel mulai memasang detektor logam di pintu masuk Masjidil Aqsa pada 16 Juli lalu, dua hari setelah dua polisi Israel ditembak mati di Kota Tua Yerusalem. Detektor logam sebenarnya telah digunakan di gerbang untuk turis non-Muslim yang mengunjungi tempat itu, tapi tidak pernah di pintu Masjidil Aqsa.

Di antara alasan kemarahan warga Palestina adalah konsultasi. Palestina mengaku tidak diberitahukan sebelumnya soal detektor logam itu oleh Israel. Pemerintah Israel mengatakan telah menginformasikannya kepada Yordania, penjaga situs suci itu.

Pemasangan dan penggunaan detektor logam juga sangat cepat, langsung mempengaruhi kehidupan masyarakat Palestina. Padahal, yang membunuh dua polisi Israel adalah warga Israel keturunan Arab, bukan orang Palestina.


Kemarahan Palestina ini bisa dipahami dengan merunut sejarah.

Pada tahun 1967 ketika Perang Timur Tengah Israel mencaplok Yerusalem Timur, termasuk Kota Tua dengan Masjidil Aqsa di dalamnya. Pencaplokan oleh Israel tidak diakui Palestina dan komunitas internasional karena dianggap pelanggaran hukum internasional. Namun Israel tidak peduli dan tetap menerapkan keamanan ketat di Yerusalem Timur.

Sejak puluhan tahun, kompleks Masjidil Aqsa berada dalam status quo berdasarkan kesepakatan berbagai negara. Umat Yahudi dan Kristen boleh mengunjunginya, tapi hanya Muslim yang boleh beribadah di tempat itu. Israel awalnya mematuhi peraturan tersebut. Namun dari hari ke hari, Israel perlahan melanggarnya.

Umat Yahudi mulai berdatangan memasuki kompleks Masjidil Aqsa dan diam-diam beribadah. Masyarakat Palestina mulai merasa Israel diam-diam mencoba mencoreng status quo Masjidil Aqsa, terlebih lagi dengan pemasangan detektor logam kali ini.

Pemerintah Mahmoud Abbas mengatakan, seharusnya yang mengamankan Masjidil Aqsa adalah Muslim Palestina, bukan tentara Israel. "Kedaulatan masjid suci itu ada di tangan kami. Kami yang seharusnya mengawasi dan berdiri di gerbangnya," kata Presiden Otoritas Palestina itu.

Abbas langsung menghentikan seluruh kerja sama keamanan dan komunikasi politik dengan israel.

Bagi Muslim Palestina, dan Muslim di seluruh dunia, Masjidil Aqsa adalah satu dari tiga masjid suci, kiblat pertama umat Islam. Masjidil Aqsa juga jadi pembangkit semangat masyarakat Palestina bergerak menentang penjajahan Israel, di Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Gaza.

"Masalah kami bukan hanya gerbangnya (detektor logam), masalah kami adalah penjajahan Israel. Masjidil Aqsa bukan tempat untuk memasang gerbang keamanan, rasanya masjid ini jadi seperti punya Israel," kata Walid Alhawany, 48, pemilik toko di Kota Tua Yerusalem.

Kamis, 20 Juli 2017

SEBUTIR NASI INI MEMBUAT HABIB LUTHFI TERDIAM

Tidak ada komentar:
Dalam perjalanan mencari ilmu, Maulana Habib Lutfi Bin Yahya-Pekalongan berjumpa dengan seorang Kiai Sepuh. Romo Habib muda terheran-heran ketika menyaksikan akhlak kiai sepuh yang luar biasa. Yakni, ketika dhahar (makan), ada butiran nasi yang terjatuh lalu dipungut dan dikembalikan ke piring untuk dimakan kembali.

    "Kenapa harus diambil, Yai. Kan cuma nasi sebutir," ujar Romo Habib muda penasaran.

    "Lho, jangan dilihat sebutir nasinya, Yik. Apa kamu bisa bikin nasi sebutir ini, bahkan seper seribu menir saja?"

    Deg, terdiamlah Romo Habib muda. Kiai sepuh melanjutkan, "Ketahuilah, Yik. Pada saat kita makan nasi, sesungguhnya Gusti Allah telah menyatukan banyak sekali peran. Nasi itu namanya Sego Bin Beras Bin Gabah Al Pari. Mulai dari mencangkul, menggaru, meluku, menanam benih, memupuk, menjaga hama hingga memanen ada jasa banyak sekali orang. Kemudian mengolah gabah menjadi beras, dari beras menjadi nasi juga banyak sekali peran hamba Gusti Allah di sana."

    "Ketika ada satu butir nasi, atau menir sekalipun yang jatuh, ambillah. Jangan mentang-mentang kita masih banyak cadangan nasi. Itu bentuk dari takabur, dan Gusti Allah tidak suka dengan manusia yang takabur. Selama jatuh tidak kotor dan tidak membawa mudlorot bagi kesehatan kita, ambillah, satukanlah dengan nasi lainnya, sebagai bagian dari syukur kita".

    Romo Habib muda pun menyimak lebih dalam. "Karena itulah ketika akan makan, diajarkan doa: Allahumma bariklana (Ya Allah semoga Engkau memberkati Kami). Bukan Allahumma barikli (Ya Allah semoga Engkau memberkatiKU), walaupun sedang makan sendirian."

    "'Lana' itu maknanya untuk semuanya, mulai petani, pedagang, pengangkut, pemasak hingga penyaji semuanya termaktub dalam doa tersebut. Jadi doa tersebut, merupakan ucapan syukur serta mendoakan semua orang yang berperan dalam kehadiran nasi yang kita makan."

    "Dan satu lagi, mengapa wong makan kok ada doa: waqina ‘adzaban nar (jagalah kami dari siksa neraka). Apa hubungan, makan kok dengan neraka? Kan gak nyambung."

    "Inggih Yai. Kok bisa ya?" tanya Habib Luthfi muda, penasaran.

    "Begini, Yik. Kita makan ini hanya wasilah. Yang memberi kenyang itu Gusti Allah. Kalau kita makan dan menganggap bahwa yang mengenyangkan kita adalah makanan yang kita makan, maka takutlah, itu akan menjatuhkan kita dalam kemusyrikan. Dosa terbesar bagi orang beriman."

    "Astaghfirullahal ‘adhim..." batin Romo Habib muda, tidak menyangka maknanya sedalam itu.

    “Bayangkan saja, Yik. Demikian juga jika kita makan dan minum tapi tidak dijadikan hilang rasa lapar dan terhapus dahaga kita karena tidak dikendaki Gusti Allah, apalah jadinya?” [dutaislam/ ab]

Keterangan:
Kisah di atas diambil dari dawuh Habib Lutfi Bin Yahya-Pekalongan, 22 Januari 2017

Selasa, 18 Juli 2017

MINTA NOMER TOGEL Ke KH. ABDUL HAMID PASURUAN

Tidak ada komentar:
Suatu ketika ada seseorang meminta nomer togel ke Kyai Hamid. Oleh Kyai Hamid diberi dengan syarat jika dapat togel maka uangnya harus dibawa kehadapan Kyai Hamid. Maka orang tersebut benar-benar memasang nomer pemberian Kyai Hamid dan menang. Saran ditaati uang dibawa kehadapan Kyai Hamid. Oleh kyai uang tersebut dimasukan ke dalam bejana dan disuruh melihat apa isinya. Terlihat isinya darah dan belatung. Kyai Hamid berkata “tegakah saudara memberi makan anak istri saudara dengan darah dan belatung?” Orang tersebut menangis dan bertobat.

Setiap pergi ke manapun Kyai Hamid selalu didatangi oleh umat, yang berduyun duyun meminta doa padanya. Bahkan ketika naik haji ke mekkah pun banyak orang tak dikenal dari berbagai bangsa yang datang dan berebut mencium tangannya. darimana orang tau tentang derajat Kyai Hamid? Mengapa orang selalu datang memuliakannya? Konon inilah keistimewaan beliau, beliau derajatnya ditinggikan oleh Allah SWT.

Pada suatu saat orde baru ingin mengajak Kyai Hamid masuk partai pemerintah. Kyai Hamid menyambut ajakan itu dengan ramah dan menjamu tamunya dari kalangan birokrat. Ketika surat persetujuan masuk partai pemerintah itu disodorkan bersama pulpennya, Kyai Hamid menerimanya dan menandatanganinya. Anehnya pulpen tak bisa keluar tinta, diganti polpen lain tetap tak mau keluar tinta. Akhirnya Kyai Hamid berkata: “Bukan saya yang gak mau tanda tangan, tapi bolpointnya gak mau”. Itulah Kyai Hamid dia menolak dengan cara yang halus dan tetap menghormati siapa saja yang bertamu kerumahnya.

Inilah beberapa dari banyak karomah Kyai Hamid. Kyai Hamid adalah realita nyata tentang munculnya seorang hamba Allah yang mempunyai kekuatan ma’rifat billah yang mumpuni dan kekuatan musyahadah atas nur tajalli dengan maqam wilayah yang amat tinggi. Dan kekuatan tersebut tentu tidak mungkin beliau dapatkan dengan serta merta tanpa melalui tahapan-tahapan amaliyah dan maqamat tarekat yang beliau jalani dan beliau istiqamahkan. Setidaknya -dari sirah Kyai Hamid yang dapat kita baca-, kualitas amaliyah dan maqamat itulah yang selalu beliau pancarkan dalam setiap gerak langkah beliau. Kewara’an, kezuhudan, ketawadlu’an, kesabaran, keistiqamahan, dan riyadlah.

Dan yang jelas, kekuatan ma’rifat dan wilayah tersebut hingga saat ini telah menjadi hamparan hikmah yang maha luas dan menebarkan harum pada sanubari tiap orang yang mengenalnya. Hingga siapapun tak akan pernah kehabisan untuk mengais suri tauladan atas keagungan akhlaknya dan menempa keberkahan yang telah beliau sebarkan dalam setiap relung hati dan palung hidup kita.

Sebelum menjadi kyai, semasa beliau mondok di Termas, Abdul Hamid (nama asli Kyai Hamid) banyak melakukan suluk tarekat secara sirri. Seperti sering pergi ke gunung dekat pondok Termas untuk melakukan khalwat dan dzikir. Tapi kalau ada orang datang, ia pura-pura mantheg (mengetapel) agar orang tidak tahu bahwa dia sedang berkhalwat. Amalan wirid juga sering beliau baca disela-sela aktifitasnya sebagai seorang santri. Bahkan, ketika sering diajak begadang untuk mencari jangkrik, Kyai Hamid segera membaca wirid ketika teman-temannya tidak melihatnya.

Lambat laun, aktifitas suluk Kyai Hamid dengan dzikir sirri (qalbi) dan membaca awrad semakin intens dilakukan di kamar Pondok. Bahkan diceritakan, semakin hari, Kyai Hamid semakin jarang keluar dari kamar untuk melakukan dzikir dan wirid tarekat tersebut. Sampai-sampai, kawan-kawannya menggodanya dengan mengunci pintu kamar dari luar.

Beliau bersikap hormat pada siapapun. Dari yang miskin sampai yang kaya, dari yang jelata sampai yang berpangkat, semua dilayaninya, semua dihargainya. Misalnya, bila sedang menghadapi banyak tamu, beliau memberikan perhatian pada mereka semua. Mereka ditanyai satu per satu sehingga tak ada yang merasa disepelekan. “Yang paling berkesan dari Kiai Hamid adalah akhlaknya: penghargaannya pada orang, pada ilmu, pada orang alim, pada ulama. Juga tindak tanduknya,” kata Mantan Menteri Agama, Prof. Dr. Mukti Ali, yang pernah menjadi junior sekaligus anak didiknya di Pesantren Tremas.

Beliau sangat menghormat pada ulama dan habaib. Di depan mereka, sikap beliau layaknya sikap seorang santri kepada kiainya. Bila mereka bertandang ke rumahnya, beliau sibuk melayani. Misalnya, ketika Sayid Muhammad ibn Alwi Al-Maliki, seorang ulama kondang Mekah (yang baru saja wafat), bertamu, beliau sendiri yang mengambilkan suguhan, lalu mengajaknya bercakap sambil memijatinya. Padahal tamunya itu lebih muda usia.

Sikap tawadhu’ itulah, antara lain, rahasia “keberhasilan” beliau. Karena sikap ini beliau bisa diterima oleh berbagai kalangan, dari orang biasa sampai tokoh. Para kiai tidak merasa tersaingi, bahkan menaruh hormat ketika melihat sikap tawadhu’ beliau yang tulus, yang tidak dibuat-buat. Derajat beliau pun meningkat, baik di mata Allah maupun di mata manusia. Ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW., “Barangsiapa bersikap tawadhu’, Allah akan mengangkatnya.”

Beliau sangat penyabar, sementara pembawaan beliau halus sekali. Sebenarnya, di balik kehalusan itu tersimpan sikap keras dan temperamental. Hanya berkat riyadhah (latihan) yang panjang, beliau berhasil meredam sifat cepat marah itu dan menggantinya dengan sifat sabar luar biasa. Riyadhah telah memberi beliau kekuatan nan hebat untuk mengendalikan amarah.

Beliau, misalnya, dapat menahan amarah ketika disorongkan oleh seorang santri hingga hampir terjatuh. Padahal, santri itu telah melanggar aturan pondok, yaitu tidak tidur hingga lewat pukul 9 malam. Waktu itu hari sudah larut malam. Beliau disorongkan karena dikira seorang santri. “Sudah malam, ayo tidur, jangan sampai ketinggalan salat subuh berjamaah,” kata beliau dengan suara halus sekali.

Beliau juga tidak marah mendapati buah-buahan di kebun beliau habis dicuri para santri dan ayam-ayam ternak beliau ludes dipotong mereka. “Pokoknya, barang-barang di sini kalau ada yang mengambil (makan), berarti bukan rezeki kita,” kata beliau.
Pada saat-saat awal beliau memimpin Pondok Salafiyah, seorang tetangga sering melempari rumah beliau. Ketika tetangga itu punya hajat, beliau menyuruh seorang santri membawa beras dan daging ke rumah orang tersebut. Tentu saja orang itu kaget, dan sejak itu kapok, tidak mau mengulangi perbuatan usilnya tadi. Beliau juga tidak marah ketika seorang yang hasud mencuri daun pintu yang sudah dipasang pada bangunan baru di pondok.
Melalui riyadhah dan mujahadah (memerangi hawa nafsu) yang panjang, beliau telah berhasil membersihkan hati beliau dari berbagai penyakit. Tidak hanya penyakit takabur dan amarah, tapi juga penyakit lainnya. Beliau sudah berhasil menghalau rasa iri dan dengki. Beliau sering mengarahkan orang untuk bertanya kepada kiai lain mengenai masalah tertentu. “Sampeyan tanya saja kepada Kiai Ghofur, beliau ahlinya,” kata beliau kepada seorang yang bertanya masalah fiqih. Beliau pernah marah kepada rombongan tamu yang telah jauh-jauh datang ke tempat beliau, dan mengabaikan kiai di kampung mereka. Beliau tak segan “memberikan” sejumlah santrinya kepada KH. Abdur Rahman, yang tinggal di sebelah rumahnya, dan kepada Ustaz Sholeh, keponakannya yang mengasuh Pondok Pesantren Hidayatus Salafiyah.

Menghilangkan rasa takabur memang sangat sulit. Terutama bagi orang yang memiliki kelebihan ilmu dan pengaruh. Ada yang tak kalah sulitnya untuk dihapus, yaitu kebiasaan menggunjing orang lain. Bahkan para kiai yang memiliki derajat tinggi pun umumnya tak lepas dari penyakit ini. Apakah menggunjing kiai saingannya atau orang lain. Kiai Hamid, menurut pengakuan banyak pihak, tak pernah melakukan hal ini. Kalau ada orang yang hendak bergunjing di depan beliau, beliau menyingkir. Sampai KH. Ali Ma’shum berkata, “Wali itu ya Kiai Hamid itulah. Beliau tidak mau menggunjing (ngrasani) orang lain.”

Kiai Hamid, seperti para wali lainnya, adalah tiang penyangga masyarakatnya. Tidak hanya di Pasuruan tapi juga di tempat-tempat lain. Beliau adalah sokoguru moralitas masyarakatnya. Beliau adalah cermin (untuk melihat borok-borok diri), beliau adalah teladan, beliau adalah panutan. Beliau dipuja, di mana-mana dirubung orang, ke mana-mana dikejar orang (walaupun beliau sendiri tidak suka, bahkan marah kalau ada yang mengkultuskan beliau).

Tanggal 9 rabiul awal 1403 H beliau berpulang ke rahmatulloh. Umat menangis, gerak kehidupan di Pasuruan seakan terhenti. Ratusan ribu orang membanjiri Pasuruan, memenuhi relung Masjid Agung Al Anwar dan alun alun serta memadati gang dan ruas jalan. Beliau dimakamkan di belakang masjid agung Pasuruan. Ribuan umat menziarahinya setiap waktu mengenang jasa dan cinta beliau kepada umat.

Seperti kebanyakan para kiai, Kiai Hamid banyak memberi ijazah wirid kepada siapa saja. Biasanya ijazah diberikan secaara langsung tapi juga pernah memberi ijazah melalui orang lain.

Diantara ijazah beliau adalah:
1. Membaca SURAT AL-FATIHAH 100 kali tiap hari. Menurutnya, orang yang membaca ini bakal mendapatkan keajaiban-keajaiban yang tak terduga. Bacaan ini bisa dicicil setelah sholat Shubuh 30 kali, selepas shalat Dhuhur 25 kali, setelah Ashar 20 kali, setelah Maghrib 15 kali dan setelah Isya’ 10 kali.
2. Membaca HASBUNALLAH WA NI’MAL WAKIL sebanyak 450 kali sehari semalam.
3. Membaca sholawat 1000 kali. Tetapi yang sering diamalkan Kiai Hamid adalah shalawat Nariyah dan Munjiyat.
4. Membaca kitab DALA’ILUL KHAIRAT. Kitab yang berisi kumpulan shalawat.
5. Wirid rutin AL-WIRD AL-LATHIF dan RATIB AL-HADDAD. Dua wirid yang diajarkan oleh Kyai Hamid dan diwariskan hingga sekarang kepada para santri dan keluarganya.
Terakhir, berikut Syiir doa beliau yang pernah dimuat di KWA
بسم الله الرّحمن الرّحيم
يَا رَبَّنا اعْتَرَفْنا * بِأَنَّنَا اقْتَرَفْنَا
Wahai Tuhan kami! kami mengakui telah berbuat dosa
وَاَنَّنَا اَسْرَفْنَا * عَلَى لَظَى اَشْرَفْنَا
Sungguh kami telah melampaui batas dan kami hampir masuk neraka ladho
فَتُبْ عَلَيْنَا تَوْبَةْ * تَغْسِلْ لِكُلِّ حَوْبَةْ
Maka berilah kami taubat, sucikanlah kami dari segala dosa
وَاسْتُرْ لَنَا الْعَوْرَاتِ * وَاَمِنِ الرَّوْعَاتِ
Tutuplah segala keburukan kami, amankanlah dari segala ketakutan
وَاغْفِرْ لِوَالِدِيْنَا * رَبِّ وَمَوْلُوْدِيْنَا
Wahai Tuhan ampunilah orang tua kami dan anak-anak kami
وَالْاَلِ وَالْاِخْوَانِ * وَسَائِرِالْخِلَّانِ
Ampunilah keluarga, teman-teman dan semua saudara
وَكُلِّ ذِيْ مَحَبَّةَ * أَوْ جِيْرَةٍ أَوْ صُحْبَحْ
Ampunilah kekasih, tetangga dan semua sahabat
وَالْمُسْلِمِيْنَ اَجْمَعْ * اَمِيْنَ رَبِّ اِسْمَعْ
serta semua muslim, Wahai Tuhan semoga Kau dengar kau kabulkan
فَضْلًا وَجُوْدًا مَّنَّا * لَا بِاكْتِسَابٍ مِنَّا
Dengan anugrah, kemurahan, dan kemuliaanMu, bukanlah sebab usaha kami
بِاالْمُصْطَفَى الرَّسُوْلِ * نَحْظَى بِكُلِّ سُوْلِ
Dengan wasilah Rasul Terpilih, kami peroleh segala permintaan
صَلَّى وَسَلَّمْ رَبِّ * عَلَيْهِ عَدَّ الْحَبِّ
Semoga Allah memberi rahmat dan keselamatan kepada Rasul sebanyak bijian (sebanyak-banyaknya).
وَاَلِهِ وَالصَّحْبِ * عَدَدَ طَشِّ السُّحْبِ
Kepada dan keluarganya sebanyak rintikan hujan yang turun
وَالْحَمْدُ لِلْاِلَهِ * فِيْ الْبَدْءِ وَالتَّنَاهِى
Segala puji bagi Allah dari permulaan dan penghabisan

MEMBONGKAR SISI GELAP HABIB RIZIEQ

Tidak ada komentar:
Bib, tidak banyak orang tahu kalau orang tua ente, almarhum Habib Husein Syihab merupakan anggota Pandu Arab yang ikut berjuang mengusir penjajah Belanda di Indonesia…

Bib, tidak banyak orang tahu kalau orang tua ente pernah bekerja di Rode Kruis (kini Palang Merah Indonesia) dan membantu suplai makanan dan obat-obatan untuk pejuang kemerdekaan…

Bib, tidak banyak orang tahu kalau ayah ente pernah ditangkap. Kedua tangannya diikat dan diseret dengan kendaraan Jeep, dipenjara dan divonis hukuman mati oleh Belanda. Tapi, berkat bantuan Allah, berhasil kabur dari penjara dan melompat ke Kali Malang meskipun bagian pantatnya tertembak…

Bib, kini ayahmu mewariskan darah juang untukmu berbhakti kepada Indonesia dengan membawa misi agama dan kemanusiaan…

Bib, tidak banyak orang tahu kalau ente, pasukan putih dan aparat setempat telah banyak menutup tempat maksiat, perjudian, pelacuran dan narkoba…

Bib, tidak banyak orang tahu bahwa ente dan pasukan putih adalah evakuator mayat terbanyak, 100 ribu jenazah, ketika terjadi Tsunami di Aceh, membangun kembali masjid dan musholah, dan menginap di kuburan selama berbulan-bulan lamanya…

Bib, tidak banyak orang tahu kalau ente dan pasukan putih menjadi garda terdepan dalam membantu korban bencana alam, banjir, longsor dan gempa bumi dengan dasar kemanusiaan…

Bib, tidak banyak orang tahu kalau ente bekerja sama dengan Kemensos RI secara nasional dalam Program Bedah Kampung. Ribuan rumah miskin di puluhan kampung Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Purwakarta, Pasuruan, Palu, dan Gresik, berhasil dibedah tanpa memandang apa agama mereka…

Bib, tidak banyak orang tahu kalau ente bekerja sama dengan Kemenag RI dalam Program Pengembalian Ahmadiyah kepada Islam. Ribuan pengikut Ahmadiyah taubat dan masuk Islam. Seperti di Tenjo Waringin Tasik, 800 warga Ahmadiyah kembali pada Islam…

Bib, tidak banyak orang tahu kalau ente pernah bekerja sama dengan almarhum Taufiq Kiemas Pimpinan MPR RI dalam pemantapan Empat Pilar RI. Tidak pernah menolak Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika selama ditafsirkan secara benar dan lurus. Maka itu Mantan Menteri Dalam Negeri Indonesia Gamawan Fauzi pernah mengimbau agar Kepala Daerah bisa menjalin kerja sama dengan ormas ente…

Bib, tidak banyak orang tahu ente sering mengirim bantuan kepada saudara kita yang teraniaya di Palestina dan negeri lainnya…

Bib, tidak banyak orang tahu kalau ente dan Sejumlah Pemda di berbagai Daerah bekerjasama dalam program kebersihan lingkungan, penyuluhan kesehatan, pemberantasan hama pertanian, penghijauan lahan gundul, dan sebagainya…

Bib, tidak banyak orang tahu saat ini ente dan pasukan putih sedang melakukan upaya pencegahan banjir Jakarta dengan mereboisasi daerah hulu sungai yang mengarah ke DKI di Pesantren Agrikultural dareah kaki Gunung Pangrango, Megamendung Puncak. Dengan menanam sekitar 40 ribuan pohon dan target 300 ribu pohon tahun ini tertanam di sana. Sehingga dua tahun kedepan ada satu juta pohon untuk reboisasi hutan di mana daerah tersebut ada empat aliran sungai yang mengarah ke Jakarta…

Bib, tidak banyak orang tahu, mungkin tidak mau mencari tahu atau pura-pura tidak tahu karena alasan kebencian yang mendalam atau karena dalam setiap kegiatan engkau tidak membawa segerombolan wartawan…

Bib, yang benci biarlah bertahan dengan kebenciannya, biarlah mereka menilai engkau radikal, garis keras, pasukan nasi bungkus, intoleran, teroris dan sebagainya. Biarlah…itu bukan urusan ente, biarlah menjadi urusan mereka dengan Tuhannya…

Bib, ane tahu ente dan pasukan putih hanyalah manusia biasa yang jauh dari kata sempurna. Berbenahlah dengan kritikan dan bijaklah menyikapi segala perbedaan…

Bib, lanjutkan berbuat yang terbaik untuk negeri ini, bergandeng bersama dalam bingkai “Bhineka Tunggal Ika.”

Bib, semoga Allah selalu meridhoi setiap langkah baikmu, melindungimu, menjaga kesehatanmu dan menjauhimu dari fitnah dan marabahaya…
Aamiin..

. (Diambil dari berbagai sumber).
Catatan Redaksi: Redaksi sengaja memberi tambahan kata ‘Sisi Gelap’ dengan tanda kutip karena sisi inilah yang sering tak dilihat orang lain yang membenci Habib Rizieq. Bagi para pembenci, hal-hal baik dalam diri Habib Rizieq sudah tak bisa dilihat. Sudah digelapkan.

» Terima Kasih sudah membaca :Inilah ‘Sisi Gelap’ Habib Rizieq bin Husein Syihab yang banyak orang Indonesia Tidak Tahu !
Jika Artikel ini bermanfaat yuk sebarkan !
" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melimpah..

 Intinya dari awal fpi muncul yg menolak
1.AHLI MAKSIAT
2.PKI/TURUNANNYA
3.KAFIR HARBI
4.ULAMA2AN

Hati habib rizieq bagaikan gunung, tidak pernah goyah di terpa apapun. YANG HAQ DIKATAKAN HAQ, YANG BATHIL DIKATAKAN BATHIL !!

Seandainya habib rizieq ingin hidup damai bergelimang uang itu gampang, cukup jadi penjilat pemerintah. Tapi beliau mengambil resiko hidupnya dan keluarganya jadi ancaman DEMI RAKYAT KECIL DAN UMAT ISLAM..

Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)
Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.
Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang
membaca dan membagikan status ini.
Aamiin ya Rabbal'alamin

LAPORAN SINGKAT RAPAT LINTAS ORMAS TENTANG PERPPU NO.2 TH 2017

Tidak ada komentar:
Setelah memperhatikan pengantar rapat dari KH. Bachtiar Nasir; pandangan hukum dari Dr. Kapitra Ampera SH, MH., Munarman, SH, MH. dan Ahmad Michdan, SH, MH. ; Pandangan utusan pimpinan ormas dan lembaga dakwah seperti Dewan Dakwah, PERSIS, HTI, IKADI, Hidayatullah, Majelis Mujahidin, KMJ, BKSPPI Bogor, Pimpinan Pesantren Asy Syafiiyah Jakarta; juga laporan adanya penolakan terhadap PERPPU 02/2017 dari PUI, Al Washliyah, Mathlaul Anwar, Al Irsyad, Parmusi, SI dan lain lain; maka Rapat Kordinasi Lintas Ormas dan Lembaga Dakwah merekomendasikan :

1. Seluruh ormas dan lembaga dakwah yang kontra terhadap PERPPU 02/2017 hendaklah melakukan upaya penolakannya melalui jalur legal konstitusional yaitu permohonan Judisial Review ke MAHKAMAH KOSTITUSI dan desakan ke DPR agar menolak PERPPU tetsebut.

2. Perlu adanya tim atau forum rapat yang fokus dan terus mengkordinasikan langkah langkah penolakan dari berbagai kalangan agar menjadi gerakan perlawanan hukum yang efektif sampai PERPPU benar benar dibatalkan.

3. Mengingat PERPPU itu sudah berlaku sejak ditandatangani dan
diundangkannya, maka pengajuan permohonan JR ke MK harus
dilakukan secepatnya baik secara perormas mau pun gabungan ormas sebelum PERPPU itu memakan korban pembubaran ormas tertentu.

4. Perlu diadakannya konsultasi, edukasi dan sosialisasi hukum tentang mekanisme dan prosedur pengajuan permohonan JR ke MK secara benar menurut peraturan perundang undangan yang berlaku.

Jakarta, 21 Syawal 1438/14 Juli 2017.
Forum Kordinasi Ormas Untuk Hak Berserikat dan Keadilan.
(Forum Ormas Penolak PERPPU)

DR. Jeje Zaenudin
(Koordinator)

PESAN INDAH MBAH MAIMUN

Tidak ada komentar:

K.H Maimun Zubair Dawuh, jika engkau melihat seekor semut terpeleset dan jatuh di air, maka angkat dan tolonglah...barangkali itu menjadi penyebab ampunan bagimu di akherat.
Jika engkau menjumpai batu kecil di jalan yang bisa menggangu jalannya kaum muslimin, maka singkirkanlah, barangkali itu menjadi penyebab dimudahkannya jalanmu menuju syurga.

Jika engkau menjumpai anak ayam terpisah dari induknya, maka ambil dan susulkan ia dengan induknya, semoga itu menjadi penyebab Allah mengumpulkan dirimu dan keluargamu di surga.
Jika engkau melihat orang tua membutuhkan tumpangan, maka antarkanlah ia...barangkali itu mejadi sebab kelapangan rezekimu di dunia.

Jika engkau bukanlah seorang yang mengusai banyak ilmu agama, maka ajarkanlah alif ba' ta' kepada anak2 mu, setidaknya itu menjadi amal jariyah untukmu..yang tak akan terputus pahalanya meski engkau berada di alam kuburmu.

JIKA ENGKAU TIDAK BISA BERBUAT KEBAIKAN SAMA SEKALI, MAKA TAHANLAH TANGAN DAN LISANMU DARI MENYAKITI....SETIDAKNYA ITU MENJADI SEDEKAH UNTUK DIRIMU.
Al-Imam Ibnul Mubarak Rahimahullah berkata:

رُبَّ عَمَلٍ صَغِيرٍ تُعَظِّمُهُ النِّيَّةُ ، وَرُبَّ عَمَلٍ كَبِيرٍ تُصَغِّرُهُ النِّيَّةُ

“Berapa banyak amalan kecil, akan tetapi menjadi besar karena niat pelakunya. Dan berapa banyak amalan besar, menjadi kecil karena niat pelakunya”

Jangan pernah meremehkan kebaikan, bisa jadi seseorang itu masuk surga bukan karena puasa sunnahnya, bukan karena panjang shalat malamnya tapi bisa jadi karena akhlak baiknya dan sabarnya ia ketika musibah datang melanda

Rasulullah bersabda:

« لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ ».

“Jangan sekali-kali kamu meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun (hanya)bertemu dengan saudaramu dalam keadaan tersenyum".(HR. Muslim)

Mari kita selalu berusaha dg Pikiran dan prilaku positif, semangat meraih hasil terbaik serta saling mendoakan akan keberkahan.. Aamiin...

📷 Kang Wahyudi

Sabtu, 15 Juli 2017

Definisi Ukhuwah Lintas Generasi

Tidak ada komentar:
Makna Ukhuwah berarti Persaudaraan, yang maksudnya adanya perasaan simpati dan empati antara dua orang atau lebih. Masing-masing pihak memiliki satu kondisi atau perasaan yang sama, baik sama suka maupun duka, baik senang maupun sedih. Jalinan perasaan ini menimbulkan sikap timbal balik untuk saling membantu bila pihak lain menglami kesulitan, dan sikap saling membagi kesenangan.
Lintas Generasi dalam artian Ukhuwah  disini tidak hanya dalam satu generasi melainkan dari generasi sebelumnya dan yang akan datang (Turun Temurun)
 
back to top