Beredar sms yang berbunyi:
Ass.wr.wb. Tlg jangan dhapus sms ini dari Bp KH HABIB juru kunci gedung MEKAH ia bermimpi ketemu NABI MUHAMMAD Rosulullah SAW, dlm mimpiitu beliau brpesan, kuatkan Akidah dalam ibadah. Krna dunia sudah goyang dan tua, jangan tnggalkan sholat. Tolong sebarkan sms ini ke 20 muslim, insya ALLAH dlm wktu 10 hari kamu akan dapat rizki besar, dan bila tidak disebarkan maka kamu akan menemukan kesulitanyang tidak henti2nya (demi ALLAH terbukti)...
SMS ini sudah beredar sejak th 2011, dengan nama yang berbeda-beda. Kadang namanya Bp Kholil, sekarang Bp KH Habib. Memang ini adalah kerjaan orang iseng yang lucunya diikuti oleh orang-orang ahli copy paste.
Sambil iseng dipikir pikir ada benernya juga kalau liat pesannya bahwa kita memang harus menguatkan aqidah, dan jangan meninggalkan sholat, karena dunia memang sudah goyang dan tua.
Masih dalam posisi iseng iseng mikir : Bp. KH HABIB ini bapaknya siapa coba?Di Mekah pastilah banyak gudang, mungkin ada gudang kurma, mungkin juga ada gudang beras dan gudang gudang lainnya, lalu Bp. KH HABIB ini pegang kunci gudang apaan ya?
Iseng iseng mikirnya berlanjut ke harapan dan ancamannya untuk menyebarkan SMS ini ke 20 orang muslim :
Siapa sih yang ngga mau dalam jangka waktu 10 hari kita bakal dapet rezeki besar, apalagi emang hari ini lagi bokek ... ya mau lah,.
Tapi.....kalau ngga disebarkan bakalan dapet kesulitan yang ngga berenti berenti, sebegitu murkanyakah ALLAH kepada yang menerima SMS ini bila tidak menyebarkan SMS ini ke 20 orang muslim? bukan soal 20 orang muslimnya, tapi hari ini saya lagi ngga punya pulsa hehehe.
Jawaban ilmiahnya:
Pertama:
Pengakuan siapa saja di masa sekarang ini yang mengaku bertemu Rasulullah sama sekali tidak bisa diyakini kebenarannya. Orang yang pernah melihat Rasulullah adalah generasi para sahabat, sementara pada masa sekarang ini tidak ada yang pernah bertemu Rasulullah. Lantas, bagaimana mungkin orang yang bermimpi itu bisa menyimpulkan bahwa sosok yang ditemuinya dalam mimpi adalah Rasulullah? Orang yang bermimpi itu hanya menduga-duga saja, tidak bisa dijamin kebenarannya alias diragukan.
Kedua:
Mimpi bukanlah sumber hukum Islam. Sumber hukum Islam adalah Al Quran, Al Hadis, dan yang disahkan keduanya yaitu Ijma’ sahabatdan qiyas. Dalam mempelajari hadis kita akan menemukan istilah sanad dan perawi. Jika perintah itu berasal dari mimpi bertemu “nabi”, lantas bagaimana sanad dan perawinya? Tentu sama sekali tidak bisa dipertanggung jawabkan dari sudut pandang ilmu hadits. Bahkan, kata-kata dari mimpi itu tidak bisa dimasukkan dalam kitab hadis karena memang bukan hadis. Oleh karena itu, perintah dari mimpi tidak perlu dilaksanakan. Apabila perintahnya adalah kebaikan, misalnya memerintahkan untuk sholat, berzakat, naik haji,dan lain sebagainya, maka kita melaksanakannyabukan karena berdasar mimpi, tetapi karena memang ada perintah itu di dalam Al Quran dan hadis. Bukan karena mimpi. Apabila perintahnya adalah sesuatu yang bertentangan dengan hukum Islam, misalnya memerintahkan untuk menyembah yang selain Allah, berzina, mencuri, dan lain sebagainya, maka wajib ditinggalkan. Jika perintah dari mimpi-mimpi setiap orang kita anggap sebagai sumber hukum Islam, maka akan rusaklah ajaran agama Islam ini. Setiap orang bisa saja mengaku bermimpi nabi yang mengatakan ini-itu. Akan timbul banyak aliran sesat di tengah-tengah masyarakat.
Ketiga:
Saat ini memang sering ditemukan adanya sms dan selebaran yang memerintahkan ini-itu. Katanya perintah itu berasal dari seseorang yang bermimpi bertemu nabi. Kita disuruh menyebarluaskan perintah itu kepada sekian orang. Kalau kita tidak menyebarkannya, maka kita akan sial. Jika anda menemukan sms dan selebaran yang seperti itu, nasihatilah yang memberikannya kepada anda. Jika anda tidak tahu dari siapa, maka buanglah jauh-jauh. Anda tidak perlu menyebarkannya karena berartianda ikut menyesatkan banyak orang. Berarti pula anda ikut bertanggung jawab alias menanggung dosanya.
Ingatlah, bahwa percaya kepada sms yang bisa memberikan manfaat atau mudharat, ini adalah kesyirikan. Dan ganjaran dari perbuatan syirik adalah neraka jahanam.
Semoga anda tidak bingung lagi dengan sms/selebaran tidak bertanggung jawab seperti sms di atas itu.
Ass.wr.wb. Tlg jangan dhapus sms ini dari Bp KH HABIB juru kunci gedung MEKAH ia bermimpi ketemu NABI MUHAMMAD Rosulullah SAW, dlm mimpiitu beliau brpesan, kuatkan Akidah dalam ibadah. Krna dunia sudah goyang dan tua, jangan tnggalkan sholat. Tolong sebarkan sms ini ke 20 muslim, insya ALLAH dlm wktu 10 hari kamu akan dapat rizki besar, dan bila tidak disebarkan maka kamu akan menemukan kesulitanyang tidak henti2nya (demi ALLAH terbukti)...
SMS ini sudah beredar sejak th 2011, dengan nama yang berbeda-beda. Kadang namanya Bp Kholil, sekarang Bp KH Habib. Memang ini adalah kerjaan orang iseng yang lucunya diikuti oleh orang-orang ahli copy paste.
Sambil iseng dipikir pikir ada benernya juga kalau liat pesannya bahwa kita memang harus menguatkan aqidah, dan jangan meninggalkan sholat, karena dunia memang sudah goyang dan tua.
Masih dalam posisi iseng iseng mikir : Bp. KH HABIB ini bapaknya siapa coba?Di Mekah pastilah banyak gudang, mungkin ada gudang kurma, mungkin juga ada gudang beras dan gudang gudang lainnya, lalu Bp. KH HABIB ini pegang kunci gudang apaan ya?
Iseng iseng mikirnya berlanjut ke harapan dan ancamannya untuk menyebarkan SMS ini ke 20 orang muslim :
Siapa sih yang ngga mau dalam jangka waktu 10 hari kita bakal dapet rezeki besar, apalagi emang hari ini lagi bokek ... ya mau lah,.
Tapi.....kalau ngga disebarkan bakalan dapet kesulitan yang ngga berenti berenti, sebegitu murkanyakah ALLAH kepada yang menerima SMS ini bila tidak menyebarkan SMS ini ke 20 orang muslim? bukan soal 20 orang muslimnya, tapi hari ini saya lagi ngga punya pulsa hehehe.
Jawaban ilmiahnya:
Pertama:
Pengakuan siapa saja di masa sekarang ini yang mengaku bertemu Rasulullah sama sekali tidak bisa diyakini kebenarannya. Orang yang pernah melihat Rasulullah adalah generasi para sahabat, sementara pada masa sekarang ini tidak ada yang pernah bertemu Rasulullah. Lantas, bagaimana mungkin orang yang bermimpi itu bisa menyimpulkan bahwa sosok yang ditemuinya dalam mimpi adalah Rasulullah? Orang yang bermimpi itu hanya menduga-duga saja, tidak bisa dijamin kebenarannya alias diragukan.
Kedua:
Mimpi bukanlah sumber hukum Islam. Sumber hukum Islam adalah Al Quran, Al Hadis, dan yang disahkan keduanya yaitu Ijma’ sahabatdan qiyas. Dalam mempelajari hadis kita akan menemukan istilah sanad dan perawi. Jika perintah itu berasal dari mimpi bertemu “nabi”, lantas bagaimana sanad dan perawinya? Tentu sama sekali tidak bisa dipertanggung jawabkan dari sudut pandang ilmu hadits. Bahkan, kata-kata dari mimpi itu tidak bisa dimasukkan dalam kitab hadis karena memang bukan hadis. Oleh karena itu, perintah dari mimpi tidak perlu dilaksanakan. Apabila perintahnya adalah kebaikan, misalnya memerintahkan untuk sholat, berzakat, naik haji,dan lain sebagainya, maka kita melaksanakannyabukan karena berdasar mimpi, tetapi karena memang ada perintah itu di dalam Al Quran dan hadis. Bukan karena mimpi. Apabila perintahnya adalah sesuatu yang bertentangan dengan hukum Islam, misalnya memerintahkan untuk menyembah yang selain Allah, berzina, mencuri, dan lain sebagainya, maka wajib ditinggalkan. Jika perintah dari mimpi-mimpi setiap orang kita anggap sebagai sumber hukum Islam, maka akan rusaklah ajaran agama Islam ini. Setiap orang bisa saja mengaku bermimpi nabi yang mengatakan ini-itu. Akan timbul banyak aliran sesat di tengah-tengah masyarakat.
Ketiga:
Saat ini memang sering ditemukan adanya sms dan selebaran yang memerintahkan ini-itu. Katanya perintah itu berasal dari seseorang yang bermimpi bertemu nabi. Kita disuruh menyebarluaskan perintah itu kepada sekian orang. Kalau kita tidak menyebarkannya, maka kita akan sial. Jika anda menemukan sms dan selebaran yang seperti itu, nasihatilah yang memberikannya kepada anda. Jika anda tidak tahu dari siapa, maka buanglah jauh-jauh. Anda tidak perlu menyebarkannya karena berartianda ikut menyesatkan banyak orang. Berarti pula anda ikut bertanggung jawab alias menanggung dosanya.
Ingatlah, bahwa percaya kepada sms yang bisa memberikan manfaat atau mudharat, ini adalah kesyirikan. Dan ganjaran dari perbuatan syirik adalah neraka jahanam.
Semoga anda tidak bingung lagi dengan sms/selebaran tidak bertanggung jawab seperti sms di atas itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar