Jumat, 28 Juli 2017

Resolusi Aksi Bela Islam 28 Juli 2017 (287)

Tidak ada komentar:
Kami Presidium Alumni Aksi Bela Islam 212, lewat seruan jihad konstitusional pada 28 Juli 2017 di Masjid Istiqlal, mengamati hal-hal berikut:

Sejak Bpk. Joko Widodo (Jokowi) jadi Presiden pada 20 Oktober 2014, kebijakan rezim Jokowi semakin menampakkan watak aslinya, yakni tidak ramah, tidak bersahabat, tidak simpatik pada umat Islam Indonesia. Setidaknya, tidak saja tidak simpatik, bahkan antipatik pada sebagian Umat Islam yang mengambil posisi kritis terhadap rezim kekuasaannya.
Kecenderungan pemihakan rezim jokowi pada kekuatan asing dan aseng juga semakin terasa.

Dalam kenyataan, kepentingan rakyat banyak yang dulu telah mengantarkannya ke tampuk pimpinan nasional, semakin sering diabaikan.
Khusus terhadap umat Islam, kebijakan rezim Jokowi terlihat jelas yakni politik pecah-belah. Kekuatan politik umat Islam diperlemah secara sistematik dengan menyalahgunakan kekuasaan. Tuduhan makar secara serampangan dialamatkan pada aktivis Islam yang ingin melihat keadilan, ditambah kriminalisasi ulama dan habaib secara semena-mena.

Penyalahgunaan kekuasaan oleh rezim semakin mengkhawatirkan, karena aparat keamanan diarahkan untuk menghajar rakyat Indonesia sendiri (terutama umat Islam) dan bahkan aparat pertahanan juga diseret-seret untuk kepentingan pelanggengan kekuasaan rezim.

Perppu No. 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan adalah bukti mutakhir, bagaimana rezim Jokowi lewat “payung hukum” yang zalim dapat leluasa membubarkan ormas-ormas yang tidak disukai oleh rezim. HTI adalah korban pertama Perppu zalim itu.
 Pembubaran ormas itu tidak perlu lewat pengadilan. Bila hal ini dibiarkan, dengan kata lain bila Perppu zalim itu disetujui oleh DPR-RI dan dibenarkan oleh MK, pilar demokrasi yang paling penting, yakni Hak Asasi Manusia yang dijamin dalam 10 pasal dalam UUD 1945, langsung runtuh. Dan dengan cepat demokrasi kita berubah jadi otoriterisme.

Jokowi akan menjadi otokrat yang kepentingan politiknya dan kepentingan golongannya dipandang sebagai kepentingan nasional. Karena itu penyalahgunaan wewenang dan hukum rezim Jokowi tidak boleh dibiarkan, kalau kita tidak mau mengulangi kesalahan rezim orla dan rezim orba yang akhirnya memusuhi rakyatnya sendiri demi pelanggengan kekuasaan.

Berdasarkan pantauan singkat diatas, kami menyerukan beberapa seruan berikut ini:

1. Kepada seluruh umat Islam Indonesia, terlepas dari mahzab yang diikuti, jamiyah yang menaungi, maupun partai yang diyakini, jangan lupa hakekatnya kita adalah satu tubuh. Baginda Rasulullah SAW telah bersabda: Perumpamaan orang-orang mukmin dalam berkasih-sayang bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur tubuh akan merasakan panas dan demam (HR. Muslim).

HTI adalah bagian integral dari umat. Kini HTI jadi korban pertama, dan kemungkinan besar akan diikuti oleh korban-korban berikutnya. Kalau ada bagian dari umat Islam yang bersuka cita melihat nasib HTI, mereka tidak sadar bahwa kekuatan Islamophobia tidak pernah kenal lelah untuk memusuhi Islam. Mereka pun pada gilirannya akan menjadi target juga.

2. Kepada DPR-RI, berpikirlah agak jauh kedepan. Jangan sampai perhitungan jangka pendek mengorbankan kepentingan besar jangka panjang. Jangan takut intimidasi, juga jangan lembek karena hadiah atau sogokan ini dan itu. Jadilah lembaga perwakilan rakyat sungguh-sungguh, bukan tukang stempel kemauan rezim dengan imbalan keduniaan.

3. Kepada MK, pertimbangkanlah dengan benar-benar usaha judicial review yang dilakukan oleh beberapa kalangan mengenai Perppu yang sangat kontroversial itu. Hindarkan jauh-jauh MK dari kepentingan kekuasaan rezim. MK adalah benteng terakhir untuk judicial review setiap UU/Perppu yang dinilai jauh dari rasa keadilan. Apalagi keputusan MK bersifat final dan mengikat. Mohon pertimbangkan segala hal yang langsung dan tidak langsung berhubungan dengan munculnya Perppu tersebut.

4. Kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) diharapkan memberikan pendapat yang murni dari sisi agama, sehingga pendapat MUI menjadi berbobot. Jangan sampai memberikan pendapat ketengah masyarakat yang justru membuka pintu kesewenang-wenangan rezim Jokowi terhadap Umat Islam.

5. Akhirnya kepada Presiden Jokowi kami
ingatkan bahwa kekuasaan politik yang telah diperoleh lewat pilpres 2014, hanyalah titipan sementara dari Allah SWT.

Allah berkenan memperpanjang kekuasaan di dunia ini bagi Pak Jokowi, tetapi juga berkenan mencabutnya sesuai dengan kehendak-Nya.
Kata kuncinya, tunaikan amanah kekuasaan rakyat itu secara hati-hati dan bertanggung jawab.

Masjid Istiqlal
28 Juli 2017
Aksi Bela Islam 287

Ketua Sekretaris

Rabu, 26 Juli 2017

Menyingkap Kebenaran Tentang Tamu Wanita Pada Waktu Maghrib

Tidak ada komentar:
Bukan tetamu, Tapi Inilah Wanita yang Suka Datang ke Rumah Kita Pada Waktu Maghrib.

Memang siapa yang hendak bertamu ke rumah orang pada waktu maghrib ? Maghrib adalah saat dimana matahari sudah tenggelam namun masih muncul dengan sinar yang terkadang berwarna jingga atau merah menyala , pada waktu itulah , seluruh umat Islam diperingatkan untuk segera menutup pintu dan jendela sambil mengucapkan bismillah agar wanita ini tidak datang ke rumah kita .

Siapakah wanita itu , apa yang dia lakukan di dalam rumah kita ? Ketahui bahawa dia bukanlah wanita baik , namun mampu membahayakan anak dan wanita yang sedang hamil .

Mungkin ada yang pernah dengar nama (Ummu Sibyan) atau pun tidak sebelum ini , (Ummu Sibyan) ini adalah jin dari kaum perempuan yang suka mengganggu bayi dan anak yang berusia kurang dari 2 tahun serta wanita hamil , sebab itulah anak-anak yang baru lahir harus diazankan terlebih dahulu agar bayi itu tidak di ikuti oleh jin ini .

Apa Kerja Jin Ummu Sibyan ?

Kerja dia tak lain tak bukan adalah mengganggu bayi yang baru lahir dan anak-anak (biasanya kurang dari 2 tahun) serta wanita yang hamil ,
jin Ummu Sibyan memiliki wajah yang mengerikan dengan mata 1 yang besar dan berjalan di dinding seperti cicak , Ummu Sibyan juga dapat mengikat rahim wanita serta membunuh bayi yang masih dalam kandungan .

Seperti yang di ceritakan dalam kisah jin Ummu Sibyan dengan Nabi Sulaiman , jin ini mampu masuk ke dalam rahim orang perempuan dan mengikat rahimnya serta menyumbat dengan tujuan agar kaum wanita itu tidak mengandung .

Diceritakan juga jin ini masuk ke dalam perut orang perempuan yang hamil , di waktu janin di dalam kandungannya sedang tumbuh jin ini akan menendangnya , maka berlakulah keguguran dan jadilah rahimnya kosong semua .

Sungguh mengerikan bukan ? Bagaimana tandanya jika seorang bayi terkena gangguan jin Ummu Sibyan , diantaranya adalah ;

1. Bayi menangis melalak (matanya terbeliak memandang keatas/sudut tertentu)
2. Anak-anak jatuh seakan-akan didorong
3. Mengigau sambil menggemerutukkan gigi berulang kali
4. Demam panas hanya setelah Asar sampai sebelum Subuh .

Akibat gangguan di atas akan mengakibatkan hal seperti ini ;

1. Sawan tangis
2. Autisme (over hiperaktif)
3. Nakal dan keras kepala
4. Malas

Tanda-tanda Wanita Hamil Terkena Gangguan Jin Ummu Sibyan ;

1) Rasa sesak dada terutama setelah waktu asar , yang mungkin berlangsung sampai tengah malam
2) Kusut fikiran
3) Sakit di bahagian tulang-tulang belakang
4) Mengigau ketika tidur
5) Bermimpi dengan mimpi yang menakutkan

Cara Mengelak dari Gangguan Ummu Sibyan ;

1) Tutup pintu dan jendela rumah waktu Maghrib
2) Jangan angkat atau masukkan baju yang sudah dijemur diluar rumah pada waktu Maghrib (jemuran tak kering)

Cara mengatasi gangguan pada bayi/anak ;

1) Meniarapkan bayi/anak jangan matanya melihat ke arah itu , baca ayat Qursi dan Surah 3 Qul kemudian tiup ke ubun-ubunnya sampai berhenti menangis 2) Halau dengan bahasa sendiri seperti "wahai Ummu Sibyan pergilah kau keluar dari rumahku dan jangan ganggu anak anakku"

InsyaAllah dengan izin Allah ,
Ummu Sibyan akan pergi ...

Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa =D
Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.

NB: JIKA ANDA MENDUKUNG PERJUANGAN DAKWAH BLOG INI, KAMI MINTA DO'ANYA & BANTU SHARE POSTINGAN INI BIAR SEMAKIN BANYAK YANG BISA MEMETIK MANFAAT... DAN SEMOGA BEKAL AMAL JARIYAH BAGI ANDA... AAMIIN…!!! *(Ikhwan C. Umam)

"AZAB KUBUR" KISAH NYATA ULAR MENUNGGU JENAZAH

Tidak ada komentar:





Kisah nyata yang anda baca ini bukan datang dari majalah atau tabloid,
tetapi kisah ini dari tanah perkuburan Sa’raya,Mekkah..
Pada beberapa tahun yang lalu ada seorang perempuan yang berumur 40an telah meninggal dunia..
Mereka telah mengusung jenazah beliau untuk dikebumikan ditanah perkuburan Al Ma’ala yakni lebih kurang 2 kilometer dari Masjidil Haram
setelah Shalat Dzuhur..
Namun ketika sampai di tanah perkuburan tersebut, alangkah terperanjatnya mereka bila mendapati seekor ular yang berwarna hitam sebesar paha bersisik tebal telah berada didalam liang lahat
(dalam kubur tersebut)..
SubhanALLAH..Keadaan ular tersebut amat mengerikan..
Mereka pun terus berlalu dari situ dan membawa jenazah wanita tersebut ke tanah perkuburan yang lain yakni di tanah perkuburan Sa’raya lebih kurang 8km Jauhnya..
Ketika mereka sampai di tanah perkuburan tersebut, rupa-rupanya ular hitam yang sama juga telah menunggu jenazah wanita yang ingin dikebumikan disitu..
ALLAHU AKBAR..Mereka mengambil keputusan untuk memindahkan serta mengangkat ular tersebut dan Meletakkan di luar yakni berjauhan sedikit dari kawasan tersebut dan mengkebumikan jenazah wanita itu..
(Namun aneh nya ular hitam itu tidak melakukan apa-apa bila disentuh oleh mereka)
Dengan segera mereka mengkebumikan mayat wanita itu..
Tiba-tiba Ular Hitam yang diletakkan berjauhan dari situ terus datang dan menjalar dengan cepat dan masuk ke dalam kubur wanita itu..

Subhanallah..
(Seperti menghujam ke dalam swimming pool dari atas –keadaan ketika ular itu masuk kedalam kubur)
Dan tidak berapa lama mereka mendengar bunyi seperti dahan-dahan pokok yang dipatah patahkan..
Dan ketika mereka melihat kedalam kubur wanita tersebut,
alangkah terperanjatnya karena ular hitam sedang membelit jenazah wanita itu serta mematah matahkan tulang jenazah itu …
SubhanALLAH..Ada beberapa orang yang berada di Sekitar kubur itu turut pingsan melihat kejadian itu..
Setelah diselidiki kenapa perkara tersebut bisa terjadi..??

Ternyata sewaktu hayatnya,wanita tersebut suka melewat lewatkan Shalat nya..
Marilah kita ambil I'tibar dan Renungan dari kejadian ini..

Semoga ALLAH Subhanahu Wata'ala menguatkan iman kita dalam mendirikan solat 5 waktu dari pada gangguan syaitan dan iblis Insya ALLAH..
Ini baru siksaan di dunia akibat melewatkan Shalat..??
Bagaimana kalau Siksaan Diakhirat Kelak Jika Tidak Sholat.??

Astaghfirullahhal'adzhiim..
Yuk,Bagikan Inspirasi bermanfaat ini,
semoga menjadi KEBAIKAN bagi kita semua,
Aamiin..

Selasa, 25 Juli 2017

Mengapa Detektor Logam Israel di Al-Aqsa Bikin Warga Palestina Murka?

Tidak ada komentar:






Detektor logam Israel di pintu masuk Masjidil Aqsa memicu petaka. Dengan dalih keamanan, hal ini justru membuat Muslim Palestina murka, turun ke jalan dan memicu bentrok berdarah.
Dalam sepekan terakhir ini kondisi Yerusalem tegang. Palestina memprotes keputusan Israel memasang detektor logam di gerbang Al-Aqsa. Sedikitnya tujuh warga Palestina dan tiga Israel tewas dalam ketegangan ini.
Komentar nyinyir dan pedas kemudian berseliweran di Twitter dan Facebook, mengecam warga Palestina yang marah hanya lantaran sebuah detektor logam. Bukankah benda itu juga banyak ditemui di berbagai tempat, hal biasa di kehidupan modern?

Alasannnya tidak sederhana. Kemarahan warga Palestina bukan soal keamanan saja, tapi keberadaan detektor logam itu telah mengusik kehidupan politik, agama, dan kedaulatan Palestina atas Masjidil Aqsa. Benda ini juga dianggap representasi dari penjajahan Israel di tanah suci tiga agama itu.

Israel mulai memasang detektor logam di pintu masuk Masjidil Aqsa pada 16 Juli lalu, dua hari setelah dua polisi Israel ditembak mati di Kota Tua Yerusalem. Detektor logam sebenarnya telah digunakan di gerbang untuk turis non-Muslim yang mengunjungi tempat itu, tapi tidak pernah di pintu Masjidil Aqsa.

Di antara alasan kemarahan warga Palestina adalah konsultasi. Palestina mengaku tidak diberitahukan sebelumnya soal detektor logam itu oleh Israel. Pemerintah Israel mengatakan telah menginformasikannya kepada Yordania, penjaga situs suci itu.

Pemasangan dan penggunaan detektor logam juga sangat cepat, langsung mempengaruhi kehidupan masyarakat Palestina. Padahal, yang membunuh dua polisi Israel adalah warga Israel keturunan Arab, bukan orang Palestina.


Kemarahan Palestina ini bisa dipahami dengan merunut sejarah.

Pada tahun 1967 ketika Perang Timur Tengah Israel mencaplok Yerusalem Timur, termasuk Kota Tua dengan Masjidil Aqsa di dalamnya. Pencaplokan oleh Israel tidak diakui Palestina dan komunitas internasional karena dianggap pelanggaran hukum internasional. Namun Israel tidak peduli dan tetap menerapkan keamanan ketat di Yerusalem Timur.

Sejak puluhan tahun, kompleks Masjidil Aqsa berada dalam status quo berdasarkan kesepakatan berbagai negara. Umat Yahudi dan Kristen boleh mengunjunginya, tapi hanya Muslim yang boleh beribadah di tempat itu. Israel awalnya mematuhi peraturan tersebut. Namun dari hari ke hari, Israel perlahan melanggarnya.

Umat Yahudi mulai berdatangan memasuki kompleks Masjidil Aqsa dan diam-diam beribadah. Masyarakat Palestina mulai merasa Israel diam-diam mencoba mencoreng status quo Masjidil Aqsa, terlebih lagi dengan pemasangan detektor logam kali ini.

Pemerintah Mahmoud Abbas mengatakan, seharusnya yang mengamankan Masjidil Aqsa adalah Muslim Palestina, bukan tentara Israel. "Kedaulatan masjid suci itu ada di tangan kami. Kami yang seharusnya mengawasi dan berdiri di gerbangnya," kata Presiden Otoritas Palestina itu.

Abbas langsung menghentikan seluruh kerja sama keamanan dan komunikasi politik dengan israel.

Bagi Muslim Palestina, dan Muslim di seluruh dunia, Masjidil Aqsa adalah satu dari tiga masjid suci, kiblat pertama umat Islam. Masjidil Aqsa juga jadi pembangkit semangat masyarakat Palestina bergerak menentang penjajahan Israel, di Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Gaza.

"Masalah kami bukan hanya gerbangnya (detektor logam), masalah kami adalah penjajahan Israel. Masjidil Aqsa bukan tempat untuk memasang gerbang keamanan, rasanya masjid ini jadi seperti punya Israel," kata Walid Alhawany, 48, pemilik toko di Kota Tua Yerusalem.

Kamis, 20 Juli 2017

SEBUTIR NASI INI MEMBUAT HABIB LUTHFI TERDIAM

Tidak ada komentar:
Dalam perjalanan mencari ilmu, Maulana Habib Lutfi Bin Yahya-Pekalongan berjumpa dengan seorang Kiai Sepuh. Romo Habib muda terheran-heran ketika menyaksikan akhlak kiai sepuh yang luar biasa. Yakni, ketika dhahar (makan), ada butiran nasi yang terjatuh lalu dipungut dan dikembalikan ke piring untuk dimakan kembali.

    "Kenapa harus diambil, Yai. Kan cuma nasi sebutir," ujar Romo Habib muda penasaran.

    "Lho, jangan dilihat sebutir nasinya, Yik. Apa kamu bisa bikin nasi sebutir ini, bahkan seper seribu menir saja?"

    Deg, terdiamlah Romo Habib muda. Kiai sepuh melanjutkan, "Ketahuilah, Yik. Pada saat kita makan nasi, sesungguhnya Gusti Allah telah menyatukan banyak sekali peran. Nasi itu namanya Sego Bin Beras Bin Gabah Al Pari. Mulai dari mencangkul, menggaru, meluku, menanam benih, memupuk, menjaga hama hingga memanen ada jasa banyak sekali orang. Kemudian mengolah gabah menjadi beras, dari beras menjadi nasi juga banyak sekali peran hamba Gusti Allah di sana."

    "Ketika ada satu butir nasi, atau menir sekalipun yang jatuh, ambillah. Jangan mentang-mentang kita masih banyak cadangan nasi. Itu bentuk dari takabur, dan Gusti Allah tidak suka dengan manusia yang takabur. Selama jatuh tidak kotor dan tidak membawa mudlorot bagi kesehatan kita, ambillah, satukanlah dengan nasi lainnya, sebagai bagian dari syukur kita".

    Romo Habib muda pun menyimak lebih dalam. "Karena itulah ketika akan makan, diajarkan doa: Allahumma bariklana (Ya Allah semoga Engkau memberkati Kami). Bukan Allahumma barikli (Ya Allah semoga Engkau memberkatiKU), walaupun sedang makan sendirian."

    "'Lana' itu maknanya untuk semuanya, mulai petani, pedagang, pengangkut, pemasak hingga penyaji semuanya termaktub dalam doa tersebut. Jadi doa tersebut, merupakan ucapan syukur serta mendoakan semua orang yang berperan dalam kehadiran nasi yang kita makan."

    "Dan satu lagi, mengapa wong makan kok ada doa: waqina ‘adzaban nar (jagalah kami dari siksa neraka). Apa hubungan, makan kok dengan neraka? Kan gak nyambung."

    "Inggih Yai. Kok bisa ya?" tanya Habib Luthfi muda, penasaran.

    "Begini, Yik. Kita makan ini hanya wasilah. Yang memberi kenyang itu Gusti Allah. Kalau kita makan dan menganggap bahwa yang mengenyangkan kita adalah makanan yang kita makan, maka takutlah, itu akan menjatuhkan kita dalam kemusyrikan. Dosa terbesar bagi orang beriman."

    "Astaghfirullahal ‘adhim..." batin Romo Habib muda, tidak menyangka maknanya sedalam itu.

    “Bayangkan saja, Yik. Demikian juga jika kita makan dan minum tapi tidak dijadikan hilang rasa lapar dan terhapus dahaga kita karena tidak dikendaki Gusti Allah, apalah jadinya?” [dutaislam/ ab]

Keterangan:
Kisah di atas diambil dari dawuh Habib Lutfi Bin Yahya-Pekalongan, 22 Januari 2017
 
back to top